TNI AD Siap Tumpas Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua

Yuwono ยท Selasa, 14 November 2017 - 18:35 WIB
TNI AD Siap Tumpas Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono saat acara penutupan lomba peleton tangkas di Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Kawasan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (14/11/2017). (Foto: iNews/Yuwono).

BANDUNG BARAT, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono menegaskan, pemerintah dan DPR perlu turun tangan untuk menangani masalah penyanderan ribuan warga di Papua. Menurutnya cukup beralasan, karena menurut Kasad penyanderaan disertai ancaman oleh para pelaku di papua sudah beberapa kali terjadi sehinga sudah masuk dalam kategori separatis.

“Bukan lagi tindak kriminal, tapi sudah separatis, kalau separatis undang-undangnya harus diberantas. Sehingga pemerintah dan DPR perlu mengeluarkan undang-undang untuk mengatasi permasalahan tersebut, karena jelas-jelas nantang kita, tapi kita serahkan kepada pemerintah dan DPR karena TNI tidak bisa bertindak tanpa payung hukum,” ujar Jendral TNI Mulyono, saat ditemui usai acara penutupan lomba peleton tangkas di Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Kawasan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (14/11/2017).

Kasad menilai, jika separatis ini sudah tergolong membahayakan negara dan perlu ditumpas. Dia menjelaskan saat ini TNI sudah menerjukan prajurit di Papua ikut membantu Polri dan melakukan tindakan persuasif. Seperti diketahui, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sempat menyandera 1300 warga dua desa di Mimika, Papua.

“Mereka sudah membuat statment-statment dalam 2017 sudah beberapa kali yang menyatakan mereka perang dengan Indonesia dan sebagainya. Kemudian mereka sudah melakukan aktivtas-aktivitas yang merugikan rakyat, penyanderaan, pembunuhan, penyerangan yang notabene masyarakat di Papua kondisinya sudah pada sakit ancaman yang tidak main-main,” katanya.

Sementara itu, dalam acara penutupaan lomba peleton tangkas yang diikuti ribuan prajurit TNI AD. Secara khusus kasad memberikan pengharagan khusus kepada para pemenang. Dia berjanji akan membangun kolam renang dan gedung olahraga kepada tim pemenang lomba peleton tangkas dengan anggaraan baiaya senilar Rp5 miliar.

Lomba peleton tangkas sudah berlangsung selama satu bulan, yang diikuti ratusan prajurit TNI dari berbagai kesatuan, termasuk batalion. Keluar sebagai juara dalam lomba peleton tangkas tim dari Komando Strategis Cadangan Angkatan Darat (Kostrad). Lomba meliputi kegiatan lari maraton, renang, menembak dan pengetahuan umum.



Editor : Muhammad Saiful Hadi