Teror Ulat Bulu Serang Permukiman Warga di Desa Tanjung Anom Cirebon

Toiskandar ยท Rabu, 25 Desember 2019 - 10:40 WIB
Teror Ulat Bulu Serang Permukiman Warga di Desa Tanjung Anom Cirebon
Ulat Bulu Serang Permukiman Warga di Cirebon, Rabu (25/12/2019) (Foto: iNews/ Toiskandar)

CIREBON, iNews.id - Ribuan ulat bulu menyerang permukiman warga di Desa Tanjung Anom, Kemacatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat (Jabar). Warga mengaku terganggu dengan banyaknya ulat bulu yang masuk ke pemukiman mereka.

Menurut salah satu warga, Muhammad Gopal, ulat bulu tersebut mulai menyerang permukiman sejak Jumat (20/12/2019). Meski tidak menyebabkan gatal-gatal, ulat bulu itu mengganggu aktivitas warga.

"Banyak yang nangis, ada yang jatuh motornya. Kan pada ngegantung. Terus masuk ke rumah," kata Gopal, Rabu (25/12/2019).

Warga membersihkan ulat tersebut dengan peralatan seadanya. Sebagian warga menyapu ulat-ulat yang menempel di dinding rumah. Ada pula yang menyemprotkan insektisida.

Ulat bulu di Permukiman Warga, Rabu (25/12/2019) (Foto: iNews/ Toiskandar)
Ulat bulu di Permukiman Warga, Rabu (25/12/2019) (Foto: iNews/ Toiskandar)

Ulat bulu tersebut berasal dari pohon jati yang masih banyak ada di desa tersebut. Daun-daun pohon jati yang ada di kebun nampak habis dimakan ulat. Hingga kini, belum ada bantuan dari pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut.

"Itu dari jati, semua daunnya juga habis dimakan," ucap Gopal.

Selain menyerang permukiman,ulat bulu juga memenuhi fasilitas umum seperti sekolah. Salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kelurahan Sindanglaut, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, juga sempat diserang ribuan ulat yang bertebaran mulai dari atap hingga lantai sekolah.

Petugas melakukan penyemperotan insektisida ke ribuan ulat yang menempel di dinding sekolah. Hampir semua sudut sekolah dipenuhi ulat bulu itu. Salah satu penjaga sekolah, Yadi, mengatakan ulat bulu itu biasa muncul saat musim penghujan.

"Sejak Jumat lalu laporannya," kata Yadi, Senin (23/12/2019).


Editor : Muhammad Fida Ul Haq