Tepergok Curi 2 Labu, Warga Cianjur Tewas Dianiaya Penjaga Kebun
CIANJUR, iNews.id - Seorang warga Kampung Bangbayang, Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tewas setelah menjadi korban penganiayaan. Dia diduga dipukuli penjaga kebun karena tepergok mencuri dua buah labu.
Informasi dirangkum, korban berinisial M meninggal dunia pada Senin (2/3/2026). Dia sebelumnya dianiaya terduga pelaku berinisial UI pada Sabtu (28/2/2026).
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka memar di bagian wajah, leher, mata kanan serta benjolan di bagian belakang kepala.
Kapolsek Cugenang Kompol Usep Nurdin mengatakan peristiwa tersebut bermula saat korban diduga mencuri dua buah labu di kebun milik warga.
“Kejadiannya Sabtu 28 Februari, terjadi penganiayaan menyebabkan korban meninggal dunia,” kata Usep.
Dia menjelaskan, pelaku yang merupakan penjaga kebun berinisial UA langsung menganiaya korban setelah memergokinya berada di lokasi kebun.
“Kronologinya, pelaku menganiaya korban hingga luka di kepala, hidung serta leher. Korban dianiaya karena mencuri dua buah labu,” ujarnya.
Setelah kejadian tersebut, korban tidak melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada pihak kepolisian maupun memeriksakan diri ke fasilitas medis.
“Korban tidak melapor ke polisi hingga akhirnya meninggal pada Senin,” ucapnya.
Kompol Usep menambahkan, pelaku dan korban diketahui saling mengenal karena tinggal bertetangga di wilayah tersebut.
“Kami tindak lanjuti dengan mengamankan pelaku untuk pemeriksaan. Sementara korban masih diautopsi untuk mengetahui penyebab kematian,” ujarnya.
Jenazah korban saat ini telah dibawa ke kamar jenazah RSUD Cianjur untuk menjalani proses autopsi.
Petugas kamar jenazah RSUD Cianjur Gefri mengatakan saat tiba di rumah sakit, kondisi jenazah menunjukkan adanya luka-luka akibat penganiayaan.
“Kondisi jenazah saat datang memang ada memar, ada luka-luka,” katanya.
Sementara itu, polisi telah mengamankan pelaku penjaga kebun serta menyita dua buah labu yang diduga menjadi pemicu penganiayaan tersebut. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Editor: Donald Karouw