get app
inews
Aa Text
Read Next : KBM Tatap Muka Bakal Dibuka Januari 2021, Pelajar Cimahi Harus Diantar Orang Tua

Tanpa Izin Orang Tua Murid, KBM Tatap Muka Tak Akan Digelar di Cimahi

Sabtu, 12 Desember 2020 - 22:00:00 WIB
Tanpa Izin Orang Tua Murid, KBM Tatap Muka Tak Akan Digelar di Cimahi
Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana. (Foto: iNews.id/Adi Haryanto)

CIMAHI, iNews.id - Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah-sekolah di Kota Cimahi, Jawa Barat, tidak akan dilaksanakan jika orang tua murid tidak mengizinkan. Pembukaan sekolah tatap muka sedang dibahas oleh Dinas Pendidikan Kota Cimahi dan bakal direalisasikan Januari 2021.

"Harus ada izin komite sekolah dan orang tua sehingga belajar tatap muka bisa dilakukan. Kalau gak ada izin dari orang tua, ya gak akan terjadi," kata pelaksana tugas (plt) Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Sabtu (12/12/2020).

Menurut Ngatiyana, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah mengizinkan sekolah tatap mulai Januari 2021. Pelaksanaannya tentu dengan mempertimbangkan keadaan di daerah masing-masing. Tingkat kerawanan terhadap penyebaran Covid-19 dan izin orang tua siswa.

Jika belum bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka, maka pembelajaran daring tetap akan dilakukan. Oleh sebab itu tenaga guru pengajar harus ekstra siap dalam menghadapi opsi pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan ketat, ataupun belajar secara daring. 

"Disinilah diperlukan kemampuan guru yang siap untuk memberikan belajar daring, dan tidak menolak ketika belajar tatap muka diberlakukan," ujarnya. 

Diketahui, saat ini Disdik Cimahi sedang menyiapkan tutorial pembelajaran tatap muka. Seperti dari mulai siswa berangkat sekolah, masuk area sekolah dan kelas, mengikuti pembelajaran hingga hingga proses kepulangan. Di dalamnya ada juga pengecekan suhu tubuh, cuci tangan, hingga dilarang berkerumun. 

Kepala SMP Negeri 1 Kota Cimahi Asep Suryana mengatakan, sebagai persiapan sekolah tatap muka ditengah pandemi Covid-19 pihaknya sudah menyiapkan tim. Seperti tim akademik, tim saran dan prasarana, hingga tim rencana tindakan apabila terjadi penularan Covid-19.

"Semua sedang disiapkan, teknis dan non teknisnya. Termasuk membuat trek yang harus dilalui siswa dan tanda di setiap kelas mana yang harus diduduki dan mana tidak boleh," kata Asep.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut