Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Bogor Diperpanjang

Aditya Pratama ยท Kamis, 16 Januari 2020 - 20:56 WIB
Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Bogor Diperpanjang
Bencana tanah longsor di Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/1/2020) (Foto: iNews/ Pangeran)

BANDUNG, iNews.id – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bogor sepakat untuk memperpanjang masa tanggap darurat bencana di Kabupaten Bogor. Perpanjangan masa tanggap darurat itu hingga akhir Januari 2020.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menuturkan, tanggap darurat akan fokus penanganan bencana, terutama di Bogor Barat. Daerah ini menjadi salah satu kawasan terparah diterjang banjir dan tanah longsor pada awal 2020 lalu.

Terkait hal tersebut, kata dia, Bupati Bogor Ade Yasin akan meneken surat keputusan (SK) mengenai pemberian bantuan kepada korban. Bantuan tersebut berupa uang tunai untuk hunian rusak ringan dan rusak berat, termasuk akan dibantu dicarikan rumah kontrakan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kanan) saat memberikan keterangan pers di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/1/2020). (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

"Bantuan Rp25 juta untuk hunian rusak ringan, mana yang dibantu Rp50 juta untuk hunian berat rusaknya, dan mana yang akan diberikan kontrakan sementara sampai dicari relokasi hunian tetap. Nanti akan dibantu oleh pemerintah pusat, ini akan kita kebut dalam minggu minggu ini," kata Emil usai rapat koordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/1/2020).

BACA JUGA: Penampakan Rumah Terkubur Longsor di Bogor

Sementara itu Basuki mengatakan, penanganan bencana di Kabupaten Bogor oleh pemerintah pusat tetap akan dilakukan sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo. Salah satu fokus yakni menembus semua akses yang terisolasi.

"Untuk Kabupaten Bogor semuanya tetap diperintahkan oleh Pak Presiden untuk tembus semua akses. Tadi Bupati Bogor menyampaikan perpanjangan kondisi darurat supaya tidak ditarik, alat berat tidak akan ditarik sebelum semua (akses) tembus," ucap Basuki.


Editor : Zen Teguh