Tak Terima Ditegur saat Mabuk, Sekelompok Pemuda di KBB Aniaya Pria Renta hingga Tewas

Adi Haryanto · Selasa, 27 Juli 2021 - 15:58:00 WIB
Tak Terima Ditegur saat Mabuk, Sekelompok Pemuda di KBB Aniaya Pria Renta hingga Tewas
Kasat Reskrim Polres Cimahi, AKP Yohanes Redhoi Sigiro saat menginterogasi pelaku penganiayaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia. (Foto: MPI/Adi Haryanto) 

CIMAHI, iNews.id - Sekelompok pemuda dan remaja ditangkap polisi setelah menganiaya pria renta hingga tewas di dekat salah satu supermarket di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Mereka berhasil ditangkap setelah diburu 24 jam sejak kejadian. 

Tiga pelaku penganiayaan yang ditangkap anggota Satreskrim Polres Cimahi, yakni MAP (16), HB (21) dan GN alias Utuy (21) mereka warga Soreang dan Cimahi. 

Kasat Reskrim Polres Cimahi, AKP Yohanes Redhoi Sigiro mengungkapkan, kasus ini terjadi di lapangan dekat parkiran salah satu supermarket Kota Baru Parahyangan, Padalarang, pada Minggu (18/7/2021) tengah malam hingga Senin (19/7/2021) dini hari. Saat itu para pelaku dengan rekan-rekannya yang berjumlah 16 orang sedang nongkrong sambil mengonsumsi minuman keras. 

Pada saat kumpul dan di bawah pengaruh minuman keras, mereka menyalakan musik dari kendaraan dengan suara kencang. Hal itu membuat warga sekitar merasa terganggu, apalagi kondisi sedang diberlakukan PPKM Darurat. Alhasil seorang warga yang bernama Deddy Arjana (69) kemudian mendatangi dan menegur para pelaku.

Namun bukannya mematuhi teguran orang tua, pelaku justru marah dan menendang Deddy. Pelaku HB kemudian memukul wajah korban dan menyeruduknya hingga tersungkur ke aspal sehingga kepalanya terluka. Setelah itu pelaku GN dan MAP juga ikut memukuli dan menendang kepala korban yang sudah tergeletak di aspal. 

"Korban mengalami luka parah di bagian kepala dan muka, sehingga meninggal di rumah sakit," ucapnya saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Selasa (27/7/2021).

Mendapat laporan adanya penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku. Mereka berhasil diamankan kurang dari 24 jam seusai beraksi. Petugas juga ikut mengamankan kendaraan yang dipakai para pelaku di lokasi kejadian. 

"Para pelaku akan dikenakan Pasal 170 ayat 2 tentang penganiyaan yang  mengakibatkan meninggal dunia dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," ujarnya. 

Sementara salah seorang pelaku HB mengaku saat melakukan tindakannya sedang dalam pengaruh minuman keras sehingga tidak terkontrol. Saat itu dia sedang nongkrong bersama rekan-rekannya sambil mabuk dan tidak terima ketika ada yang menegur. 

"Waktu itu lagi gak sadar karena mabuk. Tadinya temen yang bawa minuman, terus saya sempat beli juga anggur putih di Pasar Antri Cimahi," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi