Tak Bisa Bayar Denda Razia Masker, Ibu di Depok Jadikan Anak sebagai Jaminan

Iyung Rizki ยท Senin, 27 Juli 2020 - 14:10 WIB
Tak Bisa Bayar Denda Razia Masker, Ibu di Depok Jadikan Anak sebagai Jaminan
Seorang ibu dan anak di Kota Depok terkena sanksi denda karena tak memakai masker. Senin (27/7/2020) (Foto iNews/Iyung Rizki).

DEPOK, iNews.id - Seorang ibu dan anak di Kota Depok, Jawa Barat terkena razia masker saat menaiki angkutan umum. Namun sang ibu menjadikan anak sebagai jaminan karena tidak bisa membayar denda.

Pantauan iNews di Jalan Margonda Raya, Senin (27/7/2020), petugas gabungan melakukan razia bagi warga yang tidak memakai masker. Pengendara dan penumpang angkutan umum yang tidak memakai masker terlihat ditindak oleh petugas.

Ibu dan anak dibawa ke Ruang Denda Administrasi untuk dimintai membayar denda Rp50.000. Tapi sang ibu tidak mempunyai uang karena hanya ada untuk membeli buku anaknya.

"Karena ibu dan anak tidak pakai masker kena denda bayar ya bu Rp50.000," ucap petugas kepada ibu yang tidak memakai masker.

"Nggak ada cuma Rp20.000 itu juga buat beli buku anak," timpal sang ibu.

Petugas pun meminta ibu itu menelepon keluarga di rumah untuk menjemputnya, namun tak kunjung datang. Akhirnya sang ibu menitipkan putrinya kepada petugas sebagai jaminan denda. Sementara sang ibu pulang ke rumah mengambil uang membayar denda.

Petugas Badan Keuangan Kota Depok, Hasan mengatakan sanksi denda untuk mendisiplinkan warga menaaati protokol kesehatan. Tujuannya untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

"Karena masyarakat harus disiplin (memakai masker), mereka harus lebih sadar (bahaya virus corona)," ucap Hasan di lokasi.

Terkait ibu menjadikan anak sebagai jaminan denda, kata Hasan, warga tersebut tidak membawa KTP dan SIM sebagai jaminan. Sehingga sang ibu menitipkan anaknya ke petugas.

"Ibu itu rencana mau ambil uang pulang ke rumah, anaknya dititipkan karena KTP dan SIM nggak ada. Tapi anaknya dijaga baik-baik sama petugas dikasih makan dan minum," kata dia.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menegaskan sanksi denda bagi warga Jabar yang tidak memakai masker mulai diterapkan hari ini Senin (27/7/2020). Denda yang diterapkan sebesar Rp100.000 hingga Rp150.000.


Editor : Faieq Hidayat