get app
inews
Aa Text
Read Next : Gempa Tasikmalaya M4,6 Terasa hingga Ciamis

Tabungan Siswa Rp800 Juta Dibawa Kabur Kepala Sekolah, Orang Tua di Tasikmalaya Unjuk Rasa

Sabtu, 22 Juli 2023 - 15:29:00 WIB
Tabungan Siswa Rp800 Juta Dibawa Kabur Kepala Sekolah, Orang Tua di Tasikmalaya Unjuk Rasa
Ratusan orang tua murid menggelar unjuk rasa di Balai Desa Pakemitan Kidul, Ciawi, Tasikmalaya. Mereka menuntut uang tabungan Rp800 juta yang dibawa kabur mantan kepala sekolah dikembalikan. (FOTO: iNews/ASEP JUHARIYONO)

TASIKMALAYA, iNews.id - Ratusan orang tua SDN 1 dan 3 Pakemitan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya unjuk rasa di Balai Desa Pakemitan Kidul, Sabtu (22/7/2023). Mereka menuntut uang tabungan siswa Rp800 juta yang diduga dibawa kabur mantan kepala sekolah, segera dikembalikan.

Uang Rp800 juta itu merupakan tabungan ratusan siswa kelas 1 hingga kelas 6 di dua sekolah dasar, yaitu, SDN 1 dan 3 Pakemitan. 

Pantauan di Aula Balai Desa Pakemitan Kidul, ratusan orang tua menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka terkait uang tabungan siswa yang raib tersebut. Mereka juga membawa poster berisi tuntutan agar uang tabungan dikembalikan. 

Perwakilan orang tua siswa bergantikan menyampaikan aspirasi dan menanyakan nasib uang tabungan anak mereka kepada perwakilan guru dan dan komite sekolah.

Pelaksana tugas (plt) Kepala SDN 3 Pakemitan Wawan mengatakan, tabungan siwa kebijakan dari  kepala sekolah sebelumnya. "Pihak sekolah bertanggung jawab secara moril saja. Sebab secara materi, jumlah tabungan para siswa, sangat besar," kata plt Kepala SDN 3 Pakemitan.

Sementara itu, Tati Hendrawati, orang tua siswa mengatakan, uang tabungan selama setahun dan seharusnya bisa diambil. Namun hingga saat ini tidak bisa karena uang tabungan siswa telah dibawa kabur. "Uang tabungan anak saya sebesar Rp20 juta dan akan digunakan untuk persiapan kuliah anaknya," kata Tati Hendrawati.

Dodi, koordinator aksi orang tua murid mengatakan, mantan kepala sekolah bernama Ijang (60) diduga membawa kabur uang tabungan milik ratusan siswa. Orang tua telah empat kali melakukan aksi ini menuntut uang tabungan segera dikembalikan.

Para orang tua sudah merasa bosan dengan anji pelaku karena tidak pernah ditepati. Pelaku (Ijang)  merupakan kepala sekolah di SDN 1 Pakemitan. "Rencananya para orang tua siswa kembali akan melakukan aksi hingga uang tabungan anak kami dikembalikan. Jika tidak, kami akan menempuh jalur hukum melaporkan kasus ini ke polisi," kata Dodi.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut