get app
inews
Aa Text
Read Next : 3 Jalur Alternatif Bandung Tasikmalaya untuk Perjalanan Anti Macet dan Penuh Petualangan

Situs Gangguan, KPU Integrasikan Data Real Count Pilgub Jabar ke Pusat

Kamis, 28 Juni 2018 - 16:08:00 WIB
Situs Gangguan, KPU Integrasikan Data Real Count Pilgub Jabar ke Pusat
Ilustrasi Pilkada. (Foto: Okezone)

BANDUNG, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat (Jabar) mengintegrasikan data daftar hasil penghitungan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 dari website KPU Jabar ke website KPU Pusat. Pengintegrasian itu dilakukan setelah website KPU Jabar, khususnya data hasil penghitungan suara terhenti pada Rabu (27/6/2018) malam. 

Kepala Bagian Hukum, Teknis, dan Hubungan Masyarakat KPU Jabar, Teppy Darmawan mengakui, data daftar hasil penghitungan suara cepat Pilkada 2018 kini memang tidak bisa diakses di website KPU Jabar pascaintegrasi ke pusat. 

Menurut dia, langkah pengintegrasian itu untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat yang ingin mengetahui penghitungan real dari setiap tempat pemungutan suara (TPS) secara intensif. "Hitung cepat ini memang baru pertama kali juga kami lakukan.  Ini demi pelayanan masyarakat yang ingin mengetahui pergerakan suara dari TPS secara lebih cepat," kata Teppy, Kamis (28/6/2018).

Diakui Teppy, langkah integrasi tersebut baru dilakukan Rabu (27/6/2018) malam. Dia menduga, hal itu pula yang menjadi penyebab sempat tak bergeraknya data daftar hasil perhitungan suara cepat Pilkada 2018. "Dugaan saya, itu juga  yang jadi penyebab data enggak maju-maju, tapi itu baru dugaan saja ya," katanya.

Dia berharap, lewat integrasi data tersebut, masyarakat luas bisa memanfaatkan data daftar hasil perhitungan suara cepat Pilkada 2018 yang sudah terpampang di website KPU Pusat tersebut secara real time

Diketahui, data daftar hasil perhitungan suara cepat Pilkada 2018 sempat berhenti bergerak, Rabu (27/6/2018) malam. Pihak KPU belum mengetahui pasti penyebab kondisi tersebut. Sejumlah pihak menduga berhentinya pengolahan data suara itu akibat hacker. Namun, KPU belum mengetahui penyebab pasti persoalan tersebut. 

"Dari kemarin memang data tidak maju-maju, apakah di-hack atau tidak, atau hal lain, kami juga belum tahu jelas alasannya. (Kondisi) itu mulai saya lihat sekitar pukul 9-10 WIB (21.00-22.00 WIB)," ujar dia. 

Editor: Himas Puspito Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut