Sikapi Pemecatan Pegawai KPK, Aktivis 98 Keluarkan Ultimatum Nasional 

Agung Bakti Sarasa · Kamis, 27 Mei 2021 - 10:11:00 WIB
Sikapi Pemecatan Pegawai KPK, Aktivis 98 Keluarkan Ultimatum Nasional 
Ketua Umum Barikade 98, Benny Ramdhani meminta polemik pemecatan pegawai KPK segera disudahi. Foto: Istimewa

BANDUNG, iNews.id - Aktivis 1998 yang tergabung dalam Barikade 98 turut menyatakan sikap terkait kisruh pemecatan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketua Umum Barikade 98, Benny Ramdhani, mengeluarkan ultimatum nasional yang isinya mendukung pemerintah dan KPK.

Benny Ramdhani menegaskan, Barikade 98 menginginkan polemik dipecatnya 75 pegawai KPK karena gagal test wawasan kebangsaan disudahi. Polemik ini hanya menguras energi dan mengganggu upaya pemberantasan korupsi.

"Kehidupan demokrasi sekarang ini sudah semakin membaik, tetapi kita justru berhadapan dengan masalah hukum. Khususnya pemberantasan korupsi," ujar Benny, Kamis (27/5/2021). 

Menurut Benny, masyarakat Indonesia kini sudah memahami ide dan gagasan yang menjadi pikiran besar Presiden Jokowi. Dia memahami sikap pemerintah yang ingin memberikan jaminan keadilan kepada masyarakat terkait pemberantasan korupsi. 

"Tapi kita juga tahu bagaimana kekuatan kanan tidak hanya masuk ke istitusi pemerintahan, lembaga politik, dan BUMN, bahkan masuk ke tubuh KPK," tutur Benny. 

Benny menegaskan, Barikade 98 yang menjadi wadah para aktivis 98 selayaknya mengeluarkan ultimatum nasional menyikapi polemik tersebut. Isi ultimatim nasional itu adalah Barikade 98 mendukung penuh KPK dan pemerintah.

"Ultimatum nasional kita keluarkan untuk KPK dan pemerintah, agar tidak hanya membersihkan kelompok kanan dan Taliban dari istitusi pemerintahan, lembaga, dan politik, tapi juga dari internal KPK," ujarnya. 

Editor : Erwin C Sihombing