Setelah Beraksi di 34 TKP, 2 Spesialis Pencuri Pikap Ditangkap Polisi

Acep Muslim ยท Jumat, 20 Juli 2018 - 20:20 WIB
Setelah Beraksi di 34 TKP, 2 Spesialis Pencuri Pikap Ditangkap Polisi
Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso menginterogasi dua tersangka pencurian mobil pikap di Mapolres Ciamis. (Foto: iNews/Acep Muslim)

CIAMIS, iNewsi.d – Petualangan dua pelaku spesialis pencurian mobil pikap yang telah beraksi di 34 TKP berakhir setelah berhasil diringkus anggota Satreskrim Polres Ciamis, Jawa Barat (Jabar). Seorang pelaku terpaksa dilumpuhkan polisi karena melawan saat akan ditangkap.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso memaparkan, Satreskrim memaparkan, kedua pelaku berinisial YM dan WM, telah beraksi di 34 TKP wilayah Jabar dan Jawa Tengah (Jateng). Di wilayah Cilacap di 22 TKP, Ciamis 4 TKP, dan sisanya di Tasikmalaya.

Pihaknya berhasil mengungkap kasus ini setelah dua bulan melakukan penyelidikan. Akhirnya kedua pelaku berhasil ditangkap di wilayah Tasikmalaya.

“Salah seorang pelaku terpaksa dihadiahi timah panas karena melawan saat akan ditangkap,” kata Bismo saat pemaparan di Mapolres Ciamis, Jumat (20/7/2018).

Bismo memaparkan, kedua tersangka menargetkan mobil bak terbuka. Sebab, pikap dinilai lebih mudah diperjualbelikan dibandingkan dengan mobil jenis lain kepada penadah. “Pikap hasil curian itu kemudian dijual seharga Rp5 juta ke sejumlah penadah,” kata Bismo.

Pelaku tidak butuh waktu lama setiap beraksi. Mereka hanya membutuhkan waktu lima menit untuk membawa kabur mobil curiannya. Mereka biasanya menggunakan kunci letter t saat beraksi. “Adapun peran masing-masing tersangka, ada yang memilih tempat mobil pikap dan mengawasi, kemudian mencuri mobil pikap,” katanya.

Kedua pelaku yang berprofesi sebagai sopir dan buruh harian berdalih hasil penjualan mobil pikap curian digunakan untuk keperluan sehari-hari. Hingga kini, polisi masih memburu sejumlah pelaku lain yang berperan sebagai penadah mobil pikap curian.

“Atas perbuatannya, kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” papar Bismo.


Editor : Maria Christina