Rumah Ibadah di Bandung Boleh Dibuka, Jemaah Hanya 30 Persen

Sindonews, Arif Budianto ยท Minggu, 31 Mei 2020 - 13:59 WIB
Rumah Ibadah di Bandung Boleh Dibuka, Jemaah Hanya 30 Persen
Wali Kota Bandung, Oded Muhammad Danial. (Foto Antara).

BANDUNG, iNews.id - Pemerintah Kota Bandung mulai memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional. Dengan diberlakukannya sistem tersebut, nantinya rumah ibadah bisa kembali dibuka dan menggelar peribadatan.

“Kota Bandung akan melaksanakan PSBB proporsional. PSBB ini akan dimulai dari komunitas yang dampak dan potensi penularan virusnya paling rendah, lalu akan kita evaluasi terus sehingga secara bertahap akan terus berubah,” kata Wali Kota Bandung Oded M Danial, Minggu (31/5/2020).

PSBB proporsional akan menambah sektor-sektor yang dikecualikan pada pembatasan sosial. Berdasarkan kesepakatan para pimpinan daerah, komunitas yang akan diperbolehkan beroperasi pertama kali yakni rumah ibadah.

“Tempat ibadah (boleh dibuka), namun akan dibatasi 30 persen. Semuanya (dilaksanakan) dengan protokol kesehatan,” ucap Oded.

Sektor lain yang akan diperbolehkan selanjutnya perkantoran, baik lembaga milik pemerintah maupun swasta. Pertokoan mandiri pun akan dipersilakan beroperasi. Namun, Pemkot Bandung masih belum mengizinkan mal dan pusat perbelanjaan beroperasi.

Oded pun menekankan agar tetap mempertahankan jumlah aktivitas di sektor yang dikecualikan maksimal sebesar 30 persen. Misalnya, jika restoran akan memperbolehkan makan di tempat, maka hanya 30 persen kapasitas tempat duduk itu yang diperkenankan untuk dibuka.


Editor : Nani Suherni