RSUD Depok Masih Rawat 3 Korban Kecelakaan Maut di Ciater Subang

Iyung Rizky · Senin, 20 Januari 2020 - 13:05 WIB
RSUD Depok Masih Rawat 3 Korban Kecelakaan Maut di Ciater Subang
Bus Purnama Sari dievakuasi dari TKP kecelakaan maut di Ciater, ke pos derek Cilamri, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (18/1/2020). (Foto: iNews/Yudy Heryawan Juanda)

DEPOK, iNews.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok masih merawat tiga korban kecelakaan bus di Ciater, Subang Jawa Barat (Jabar). Sementera itu, 10 korban lainnya sudah diperbolehkan pulang.

Tiga korban tersebut masih mendapatkan perawatan intensif. Luka yang dialami korban beragam, seperti luka di kepala hingga patah kaki.

"Ada tiga yang mendapatkan perawatan rawat inap secara intensif di rumah sakit kami," kata Humas RSUD Depok Stya Hadi, Senin (20/1/2020).

Hadi mengatakan ketiganya mendapatkan perawatan intensif karena luka yang cukup parah. Pihak RSUD masih berkonsultasi dengan dokter spesialis.

"Sudah dikonsultasikan, ini nanti diperlukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Hadi.

BACA JUGA:

Kecelakaan Bus di Ciater Subang, Pemkot Depok Beri Santunan Kematian Rp10 Juta

Kisah Korban Tewas Kecelakaan Bus di Ciater Subang, Dilarang Anak Pergi karena Hipertensi

Sementara itu, salah satu korban selamat, Siti, mengaku kecelakaan tersebut terjadi beberapa saat usai meninggalakn tempat wisata Tangkuban Perahu. Dia menduga penyebabnya rem blong.

"Kami baru nyanyi, belum selesai lagu, tiba-tiba bus oleng. Semua teriak Allahu Akbar," kata Siti.

Siti mengatakan usai bus oleng, dia tidak sadarkan diri. Dia mengaku saat sadar sudah berada di rumah sakit.

"Tahu-tahu sudah di rumah sakit," katanya.

Sebelumnya, kecelakaan bus PO Purnamasari dengan nopol E 7508 W tersebut terjadi pada Sabtu (18/1/2020) di turunan Nagrog, Subang.

Bus diketahui membawa penumpang sebanyak 58 orang, berangkat dari kawasan Tangkuban Parahu menuju Depok, Jawa Barat.

Dugaan sementara, kecelakaan tersebut diakibatkan oleh tak terkendalinya bus saat di jalan yang menurun. Akibatnya bus terguling ke arah kanan bahu jalan di Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.

Berdasarkan data kepolisian, 8 orang meninggal dunia terdiri atas tujuh warga Kota Depok dan seorang sopir bus yang merupakan warga Kabupaten Bogor.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq