PTM 14 Sekolah Dihentikan, FAGI Jabar Minta Tes Acak Ditingkatkan 

Arif Budianto · Senin, 25 Oktober 2021 - 12:50:00 WIB
PTM 14 Sekolah Dihentikan, FAGI Jabar Minta Tes Acak Ditingkatkan 
FAGI Jabar meminta tes acak di setiap sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka ditingkatkan. (Foto: SINDOnews/dok)

BANDUNG, iNews.id - Forum Aliansi Guru Indonesia (FAGI) Jawa Barat meminta tes acak terhadap sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Hal itu menyusul penemuan kasus positif Covid-19 pada 14 sekolah di Kota Bandung.

Dengan kasus tersebut PTM dihentikan sementara lantaran kasus positif Covid-19 di sekolah itu melebihi 5 persen.

Ke-14 sekolah tersebut terdiri atas lima sekolah dasar (SD) swasta dan negeri, dua SMP negeri, satu SLB C, dan sisanya SMA dan SMK. Dari tes acak itu, rata rata ditemukan antara 2 hingga 5 siswa atau guru dari sekitar 30 an orang di satu sekolah yang dilakukan tes PCR acak.

Ketua FAGI Jawa Barat Iwan Hermawan meminta agar surveilance diperluas. Karena, faktanya dengan melakukan tes acak kepada sekitar 30 siswa di satu sekolah, ditemukan antara 5 hingga 12 persen yang positif Covid-19. 

"Artinya, surveilancenya harus diperluas. Termasuk menyasar semua sekolah," kata Iwan, Senin (25/10/2021).

Iwan juga meminta agar temuan adanya siswa atau guru yang positif di suatu seolah, tidak menunggu 5 persen hingga PTM dihentikan sementara. "Jika sudah ada yang positif, segara kembali ke pembelajaran jarak jauh," ujar dia.

Dia pun meminta agar sekolah yang menggelar PTM tidak mengabaikan terhadap protokol kesehatan. Prokes harus tetap diperketat, walaupun kasus cenderung landai.

"Kalau ada sekolah yang siswa atau gurunya positif, jangan ditutupi. Karena akan membuat was was orang tua," ucap Iwan. 
 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: