Provinsi Jabar Dapat 38.400 Dosis Vaksin Covid-19 Sinovac Tahap Pertama

Agung Bakti Sarasa ยท Senin, 04 Januari 2021 - 23:30:00 WIB
Provinsi Jabar Dapat 38.400 Dosis Vaksin Covid-19 Sinovac Tahap Pertama
Vaksin Covid-19. (Foto: Reuters)

BANDUNG, iNews.id - Provinsi Jawa Barat bakal mendapatkan 38.400 dosis vaksin Covid-19 Sinovac pada Selasa (5/1/2020). Puluhan ribu dosis vaksin tersebut diprioritaskan bagi para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan melawan pandemi Covid-19.

Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jabar Daud Ahmad memastikan, vaksin tersebut bakal diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jabar.

"Vaksin tahap pertama kurang lebih 38.000 dosis untuk tenaga kesehatan, pengiriman rencananya tanggal 5 Januari," kata Daud kepada wartawan, Senin (4/1/2021).

Menurut Daud, dari 1,2 juta vaksin Sinovac yang telah resmi dilepas Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Minggu (3/1/2021) kemarin itu, Provinsi Jabar mendapatkan jatah total sebanyak 97.080 dosis. "Tahap I 38.400 dosis, sementara untuk tahap II 58.680 yang tanggal pengirimannya masih dikonfirmasi," ujarnya.

Terkait alur distribusi, Daud menuturkan, vaksin tersebut akan diterima terlebih dahulu oleh Dinkes Provinsi Jabar kemudian disalurkan kepada dinkes kabupaten/kota kemudian diberikan kepada sejumlah layanan kesehatan, seperti puskesmas dan rumah sakit.

"Kita di Satgas kan ada divisi logistik, kami siapkan gudang penyimpanan dan membantu dinkes persiapan distribusi ke kabupaten/kota," tutur Daud. 

Disinggung soal jadwal vaksinasi tenaga kesehatan, Daud mengaku belum mendapatkan laporan. Namun, kata Daud, jadwal vaksinasi nantinya ditentukan oleh dinkes kabupaten/kota. "Jadwalnya sudah (ada) di dinkes," ucapnya. 

Sebelumnya, Pemprov Jabar telah memetakan kebutuhan vaksin Covid-19 untuk warga Jabar yang menjadi sasaran vaksinasi. Berdasarkan hasil pemetaan, Provinsi Jabar membutuhkan 72 juta dosis vaksin Covid-19.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Provinsi Jabar Marion Siagian menjelaskan, vaksinasi Covid-19 di Jabar bakal menyasar 36 juta warga dengan rentang usia 18-59 tahun dari total hampir 50 juta penduduk Jabar.

Perinciannya, jumlah kebutuhan vaksin di Jabar mencapai 72.145.938 dosis, dimana satu orang mendapatkan dua dosis penyuntikan, sehingga sasaran vaksinasi sebanyak 36.072.969 orang. 

"Untuk (warga) 60 tahun ke atas dan 18 tahun ke bawah, kami masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan, apakah diikutsertakan (dalam vaksinasi) atau tidak," kata Marion, Jumat (23/10/2020).

Terkait prioritas sasaran vaksinasi, Marion menuturkan bahwa sesuai Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi, sasaran utama vaksinasi adalah tenaga kesehatan (nakes) dan TNI/Polri dengan kebutuhan 315.564 dosis vaksin untuk total sasaran sekitar 157.782 orang. 

"Lalu, untuk kelompok pelayanan publik 95.248 orang dengan kebutuhan vaksin 190.496. Kami masih meng-update terus supaya pada hari-H (vaksinasi) semua kelompok prioritas ini bisa tercakup," ujarnya.

Editor : Agus Warsudi

Bagikan Artikel: