Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Petani di Kuningan, Hasilnya Sesuai Visum

Toiskandar ยท Kamis, 31 Oktober 2019 - 11:56 WIB
Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Petani di Kuningan, Hasilnya Sesuai Visum
Reka adegan yang dilakukan pelaku KS yang membunuh Kasromi di Kuningan, Jawa Barat, Kamis (31/10/2019). (Foto: iNews.id/Toiskandar)

KUNINGAN, iNews.id - Satreskrim Polres Kuningan, Jawa Barat menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan seorang petani, warga Desa Sindangjawa, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kamis (31/10/2109). Hasil rekonstruksi ini memperkuat hasil visum yang dilakukan Tim Forensik RS Bhayangkara Indramayu sebelumnya.

KS, pelaku pembunuhan, memperagakan 16 adegan saat membunuh Kasromi. Petugas menjaga ketat proses reka adegan ini lantaran masyarakat banyak yang mendatangi lokasi untuk melihat.

Warga Desa Cipondok, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan ini memperagakan adegan mulai dari mencekik hingga menenggelamkan korban secara paksa di parit hingga tewas.

Menurut Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Reza Falevi, hasil rekonstruksi ini menguatkan hasil visum Tim Forensik RS Bhayangkara Indramayu yang menemukan banyak air, pasir dan lumpur dalam organ paru-paru korban.

“Dalam adegan tadi, pelaku melakukan perbuatan verbal dengan menenggelamkan korban secara paksa,” kata Reza.

Sebelumnya, Kasromi, ditemukan warga tewas mengambang di parit area persawahan. Menurut keluarga, di tubuh korban ditemukan bekas luka.

Meski sudah dimakamkan, keluarga yang curiga dengan kematian korban meminta polisi membongkar makam Kasromi dan melakukan autopsi, Selasa (22/10/2019) siang. Hasilnya, petugas menemukan kandungan air, lumpur dan pasir di dalam paru-paru korban.

Berdasarkan hasil autopsi sidik jari serta keterangan sejumlah saksi, polisi akhirnya menangkap KS, atas kasus pembunuhan. Untuk mempertangung jawaban atas perbuatannya, pelaku di jerat pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.


Editor : Umaya Khusniah