Polemik Pose Satu Jari, Begini Penjelasan Ridwan Kamil

Himas Puspito Putra, Antara ยท Kamis, 10 Januari 2019 - 01:58 WIB
Polemik Pose Satu Jari, Begini Penjelasan Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (Foto: Dok iNews.id)

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil memberikan penjelasan terkait pose "satu Jari" yang jadi polemik belakangan ini. Pose tersebut diartikan sebagai bentuk dukungan kepada salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Penjelasan tersebut diutarakan dalam unggahan akun instagram miliknya @ridwankamil, Rabu (9/1/2019), terkait beredarnya video dirinya yang mengacungkan satu jari saat bersama petinggi PKB (Hanif Dhakiri dan Muhaimin Iskandar) di media sosial beberapa waktu.

Dalam unggahan instagram yang sudah dikomentari oleh 7.000 lebih warganet dan disukai lebih dari 120.000 kali itu, Emil menjelaskan ihwal pose satu jari yang mengundang polemik di media sosial.


"Kenapa Pak Ridwan Kamil Tidak Diperiksa Bawaslu? kan mengacungkan jari ini itu segala rupa. Jawab: Saya melakukan aktivitas terkait kampanye/politik Pilpres 2019 dll itu di akhir pekan sesuai aturan atau ambil cuti jika terpaksa di hari kerja,” tulis Ridwan Kamil.

Dia pun menegaskan, jika aturan kampanye bagi kepala daerah itu hanya tidak diperbolehkan ketika jam kerja. “Pejabat negara itu jika mau kampanye atau mengacungkan jari kampanye, aturannya: tidak boleh di hari/jam kerja. Pilihannya adalah cuti di hari kerja dengan izin Kemendagri atau tidak perlu cuti jika berkegiatan di akhir pekan,” tulisnya lagi.

Dia pun meminta masyarakat untuk memahami berita dan aturan mengenai kampanye tersebut. Karena dengan begitu, pose satu jarinya tentu tidak akan menjadi polemik seperti sekarang. “Coba pahami berita itu dengan ilmu dan aturan, Insya Allah akan aman. Silakan dibaca slide-nya. Hatur Nuhun,” kata Emil.

Dalam unggahan tersebut, Ridwan Kamil juga menyertakan unggahan foto tentang sejumlah pasal PKPU Nomor 23 Tahun 2018.


Editor : Himas Puspito Putra