Polda Jabar Selidiki 13 Kasus Penggelapan Dana Bansos Covid-19

Antara ยท Selasa, 28 Juli 2020 - 18:10 WIB
Polda Jabar Selidiki 13 Kasus Penggelapan Dana Bansos Covid-19
Kabid Humas Polda Jabar, Saptono Erlangga Waskitoroso, Kamis (9/1/2020) (Foto: iNews/ Mujib)

BANDUNG, iNews.id - Polda Jawa Barat tengah menyelidiki 13 kasus dugaan penyelewengan atau penggelapan dana bantuan sosial (bansos) untuk pemulihan ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19. Dari 13 kasus itu, enam perkara diselidiki polres setempat.

"Jadi yang tujuh perkara yang ditangani Ditreskrimsus itu penyelewengan dana bansos laporannya. Tapi semuanya statusnya masih dalam penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Saptono Erlangg di Kota Bandung, Selasa (28/7/2020).

Dia menjelaskan, tujuh kasus yang ditangani Ditreskrimsus itu berasal dari Sukabumi, Majalengka, Subang, Garut, Bogor Indramayu, dan Cianjur.

Sedangkan enam kasus yang ditangani oleh jajaran polres itu berada di Karawang, Tasikmalaya, dan Indramayu. Di Kabupaten Indramayu, menurutnya ada empat kasus penyelewengan dana bansos.

"Yang ditangani Polres Indramayu ada empat, pemotongan BLT, pungli BLT, dan pungli bansos," kata dia.

Menurutnya, rata-rata modus yang terjadi dalam penyelewengan bansos itu yakni pemotongan atau penggelapan dana bansos. Misalnya, kata dia, dari dana Rp600.000 yang menjadi hak masyarakat itu dipotong oleh pihak-pihak tertentu.

"Ini masih dalam penyelidikan kita belum bisa menyebutkan motifnya," kata dia.


Editor : Faieq Hidayat