get app
inews
Aa Text
Read Next : Longsor Sedalam 100 Meter, Akses Jalan ke Star Energy Garut Terputus 

Pipa Uap PT Star Energy Geothermal di Garut Terancam Terbawa Longsor

Minggu, 21 November 2021 - 04:16:00 WIB
Pipa Uap PT Star Energy Geothermal di Garut Terancam Terbawa Longsor
Longsor yang terjadi di kawasan Kawah Darajat, Pasirwangi, mengancam pipa uap PT Star Energy Geothermal. (Foto: iNews/II SOLIHIN)

GARUT, iNews.id - Pipa distribusi uap PT Star Energy Geothermal di kawasan Kawah Darajat, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terancam terbawa longsor. Longsor yang terjadi pada Jumat (19/11/2021) lalu belum diatasi sehingga bisa meluas.

Sampai Sabtu (20/11/2021), akses jalan di kawasan wisata Kawah Darajat, tepatnya di Blok Cikupakan, Desa Karyamekar, belum bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun empat. Belum ada upaya perbaikan oleh PT Star Energy Geothermal. 

Untuk menghindari korban petugas memasang garis polisi di sejumlah titik rawan di kawasan tersebut agar tidak dilalui warga. Sebab dikhwatirkan longsor susulan terjadi.

Diberitakan sebelumnya, jalan utama menuju PT Star Energy di Desa Karyamekar, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat terputus akibat longsor, Jumat (19/11/2021). Beruntung longsor tersebut tak menyebabkan korban jiwa, namun sebuah bangunan rusak.

Informasi yang dihimpun, longsor menyebabkan lubang menganga cukup dalam sejauh 100 meter dengan kedalaman 100 meter. Hampir seluruh badan jalan aspal amblas tak tersisa. Jalur tersebut putus total tak bisa dilalui kendaraan. Kendati begitu, instalasi pipa tampak masih tersambung.

Kasi Kedaruratan BPBD Provinsi Jawa Barat Hadi Rahmat H mengatakan, berdasarkan assessment sementara, longsor disebabkan hujan dengan intensitas tinggi sehingga menyebabkan longsor. 

"Longsor ini berdiameter dengan panjang 100 m dan tinggi 100 m, memutuskan jalan menuju PT Star Energy. Satu unit fasilitas umum rusak berat," kata Hadi Rahmat.

Saat ini, ujar Hadi Rahmat, BPBD Provinsi Jawa Barat berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Garut. BPBD Kabupaten Garut masih melakukan assessment untuk penanganan sesegera mungkin. "Saat ini masih dalam assessment, dan berkoordinasi dengan pihak terkait," ujar Hadi Rahmat.

Kawasan tersebut, hingga saat ini dikhawatirkan akan terjadi lingsor susulan dikarenakan cuaca terus memburuk serta tanah yang terlihat masih berlongsoran.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut