Pipa PDAM Kota Bandung Pecah, Pasokan Air Terganggu hingga 5 Hari

Yogi Pasha ยท Senin, 26 November 2018 - 12:23 WIB
Pipa PDAM Kota Bandung Pecah, Pasokan Air Terganggu hingga 5 Hari
Dirut PDAM Tirtawening Sonny Salimi meninjau langsung lokasi pipa yang pecah di RT 01 RW 12 Desa Margahurip Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung, Km 6, Minggu (25/11/2018). (Foto: iNews.id/Yogi Pasha)

BANDUNG, iNews.id - Pasokan air PDAM ke sejumlah pelanggan di Kota Bandung dipastikan terganggu dalam beberapa hari ke depan. Ini menyusul pecahnya pipa transmisi Cisangkuy baru dengan jenis pipa DCIP (Ductile Cast Iron Pipe) berdiameter 850 milimeter di lokasi RT 01 RW 12 Desa Margahurip, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Km 6, pada Minggu (25/11/2018) sekitar pukul 03.30 WIB kemarin. 

Dirut PDAM Tirtawening Sonny Salimi mengatakan, pipa PDAM ini telah berumur 28 tahun, di mana pemasangan pertama dilakukan pada tahun 1990. Dia mengaku belum mengetahui penyebab pecahnya pipa tersebut. 

"Kami sedang lakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pecahnya pipa. Sekarang, kami berupaya melakukan penggantian agar layanan tidak terganggu," kata Sonny saat dihubungi Senin (26/11/2018).

Dia menyebutkan, pipa yang pecah ini berada di jalur Cisangkuy baru dan menjadi jalur pengantar air baku PDAM Tirtawening Kota Bandung dari Cikalong ke Instalasi Pengolahan Air Badaksinga. Kapasitas air yang dialirkan sebesar kurang lebih 725 liter per detik. 



"Untuk antisipasi kebocoran pipa transmisi Cisangkuy yakni penambahan debit aliran air yang kami persiapkan kurang lebih 275 liter per detik. Ini terdiri dari Intake Dago Bengkok sekitar 150 liter per detik dan Intake Sabuga sekitar 125 liter per detik," katanya 

Sonny mengungkapkan, pecahnya pipa Cisangkuy Baru ini diprediksi bakal berdampak terhadap gangguan pelanggan mencapai 103.569 saluran langganan (SL). Dengan perincian untuk wilayah Barat sekitar 41.820 SL dan Wilayah Timur sekitar 61.749 SL. 

Menurutnya, untuk mengatasi pasokan suplai air, PDAM menyediakan aliran air dari Pengolahan Badaksinga. Kondisi ini juga akan berdampak terhadap pasokan pelanggan lain selama empat hingga hari ke depan terhitung mulai tanggal 25 November 2018 kemarin.

"Kepada sebagian pelanggan yang aliran air nya terganggu kami mohon maaf yang sebesar-besar nya. Dan bagi para pelanggan yang memerlukan pelayanan air tangki PDAM Tirtawening Kota Bandung kami sudah menyediakan 13 unit mobil tangki yang akan menjangkau daerah– daerah yang terganggu,” ujarnya.

Sonny mengatakan, pelanggan dapat memesan air secara kolektif dengan dikoordinir oleh pengurus RW setempat. “Caranya dengan menghubungi Kantor Pelayanan Air Tangki Jalan Surapati Nomor 67, Bandung, nomor telepon 022- 2507993 dan nomor WhatsApp 0821 27242863. Untuk Pengaduan Wilayah Barat nomor telepon 022 4209 894, Wilayah Timur nomor telepon 022-7204227," katanya.


Editor : Himas Puspito Putra