Perumahan Elit di Bekasi Terendam Banjir 1 Meter, Warga Dievakuasi

Rahmat Hidayat ยท Minggu, 23 Februari 2020 - 22:45 WIB
Perumahan Elit di Bekasi Terendam Banjir 1 Meter, Warga Dievakuasi
Puluhan warga di Bekasi yang rumahnyaterendam banjir dievakuasi petugas gabungan BPBD dan TNI. (Foto: iNews/Rahmat Hidayat)

BEKASI, iNews.id –  Banjir satu meter merendam ratusan rumah warga di perumahan elit Harapan Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat. Hingga Minggu (23/2/2020) sore, ketinggian air belum ada tanda-tanda akan surut.

Selain dipicu hujan deras, banjir diduga disebabkan buruknya sistem drainase serta pasang air laut. Tim gabungan BPBD dan TNI pun terpaksa mengevakuasi warga yang terjebak banjir dengan menggunakan perahut karet. Sebagian warga lainnya memilih bertahan di rumah masing-masing dengan alasan menjaga harta benda agar tidak dicuri.

Selain merendam permukiman warga, banjir juga menggenangi dua sekolah negeri.

Camat Medan Satria, Lia Erliani mengatakan, banjir kali ini sangat luar biasa karena curah hujan sangat tinggi sejak Sabtu (22/2/2020) malam hingga Minggu pagi. “Sampai sekarang genangan belum surut dengan ketinggian air antara 10-100 cm,” katanya di sela-sela evakuasi warga.

Petugas BPBD Bekasi mengevakuasi korban banjir di perumahan elit. (Foto: iNews/Rahmat Hidayat)
Petugas BPBD Bekasi mengevakuasi korban banjir di perumahan elit. (Foto: iNews/Rahmat Hidayat)

Dia menyebutkan, di Kecamatan Medan Satria tercatat 32 rukun warga (RW) yang terdampak banjir. Dia menilai banjir kali ini paling parah dari sebelumnya.

Meski demikian, dia memastikan semua warga terdampak banjir telah dievakuasi ke posko pengungsian.

Diketahui, banjir akibat hujan deras merendam sejumlah perumahan di Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (23/2/2020). Aktivitas warga juga lumpuh total karena akses jalan tak bisa dilewati lantaran terendam.

Pantauan iNews, sejumlah perumahan yang terendam banjir di antaranya kawasan Taman Harapan Baru, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Medan Satria; perumahan Pondok Ungu Permai, Kecamatan Bekasi Utara; perumahan Pejuang Jaya, Harapan Indah, dan Kavling Buaran.

Ketinggian banjir di sejumlah perumahan itu bervariasi berkisar antara 30 cm hingga satu meter.

Warga kawasan Taman Harapan Baru, Yunita mengatakan, selain merendam rumah-rumah warga, banjir juga membuat aktivitas masyarakat lumpuh lantaran akses jalan tergenang.

“Banjir kali ini mungkin yang paling parah karena semua akses jalan terendam,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki