Pergeseran Tanah, 49 KK di Wilayah Cidaun Cianjur Mengungsi

Antara ยท Jumat, 08 Maret 2019 - 18:05 WIB
Pergeseran Tanah, 49 KK di Wilayah Cidaun Cianjur Mengungsi
Ilustrasi tanah bergerak. (Foto: iNews/Toiskandar).

CIANJUR, iNews.id - Pergerakan tanah di Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), kian meluas. Sebanyak 49 kepala keluarga (KK) di sana terpaksa mengungsi ke tempat yang dinilai aman guna menghindari hal tidak diinginkan.

Satu rumah dan hektaran sawah siap panen milik warga di Desa Puncakbaru, Cidaun, tertimbun longsor dan lima rumah terancam ambruk, sehingga aparat setempat mengevakuasi warga ke sejumlah tempat aman.

Hujan deras yang terus menguyur kawasan selatan Cianjur, menyebabkan pergerakan tanah dengan cepat meluas di empat kampung desa tersebut. Bukan cuma itu, satu kampung di Desa Cibuluh juga mulai terdampak pergeseran tanah.

"Tercatat sampai hari ini, 49 kepala keluarga mengungsi ke sejumlah tempat di Desa Puncakbaru dan Desa Cibuluh," Kasi Trantib Kecamatan Cidaun, Eli Suardi saat dihubungi wartawan di Kabupaten Cianjur, Jabar, Jumat (8/3/2019).

Saat ini sebagian besar warga yang mengungsi berharap mendapat bantuan Pemerintah Kabupaten Cianjur, mulai dari bahan makanan dan logistik. Karena, mereka sekarang hanya membawa pakaian seadanya ke tempat pengungsian.

"Sampai saat ini, warga masih menunggu bantuan dari dinas terkait. Kami sudah melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Cianjur, yang diperkirakan hari ini sampai ke lokasi untuk melakukan pendataan dan membawa bantuan," ujar dia.

Warga di dua desa tersebut, kata dia, juga tak lagi mendapat penerangan listrik pada malam hari. Sebab, sejumlah tiang listrik ambruk akibat longsor serta pergeseran tanah yang terjadi pada Selasa (6/3/2019) sore.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal