Penghina Kru KRI Nanggala 402 Minta Maaf, Pelaku Alami Gangguan Jiwa Sejak Kecil

Antara ยท Minggu, 02 Mei 2021 - 06:54:00 WIB
Penghina Kru KRI Nanggala 402 Minta Maaf, Pelaku Alami Gangguan Jiwa Sejak Kecil
Pemuda inisial HH yang menghina kru KRI Nanggala 402 dan keluarga meminta maaf di Mapolres Sukabumi Kota, Sabtu (1/5/2021). (Foto: Humas Polres Sukabumi Kota))

SUKABUMI, iNews.id - Pemuda berinisial HH di Sukabumi, Jawa Barat ditangkap usai menghina awak KRI Nanggala 402 yang gugur tenggelam di laut. Pemuda tersebut akhirnya meminta maaf. 

Dengan terbata-bata HH mengucapkan permintaan maaf di Mapolres Sukabumi Kota disaksikan keluarga, personel kepolisian dan  anggota TNI AL dari Puslatpur 6 Antralina Sukabumi.

"Saya ingin meminta maaf kepada seluruh TNI dan jajarannya atas pencemaran nama baik sehingga para TNI sakit hati, sekian dari saya," ucap HH, Sabtu (1/5/2021).

Sementara itu keluarga HH juga menyampaikan permintaan maaf sekaligus menjelaskan kalau HH merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sejak kecil.

"Adik saya ini mengidap keterbatasan mental sejak usia tiga tahun," kata Empi Hanapi, kakak kandung HH.

Empi mengatakan, pihak keluarga juga meminta maaf atas ulah HH sebagai pemilik akun Facebook Kholip Ajaw yang telah menghina kru KRI Nanggala 402. 

"Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak TNI khususnya TNI AL atas komentar adik saya yang tidak sopan di Facebook pada hari Rabu (28/4) yang membuat anggota TNI merasa sakit hati," ujarnya.

Sebelumnya, HH diciduk petugas Polsek Gunungguruh dan Koramil Cisaat ke Mapolres Sukabumi Kota karena diduga telah mengunggah ujaran kebencian terhadap TNI di media sosial Facebook.

Dalam pengembangan kasus ini, pihak Satreskrim Polres Sukabumi Kota meminta keterangan dari sejumlah saksi mulai dari ketua RT dan RW hingga keluarga HH.

Selain itu juga berkoordinasi dengan RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk memastikan kondisi kejiwaan HH yang tampak seperti orang linglung saat menjalani pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui kalau HH mengalami keterbelakangan mental sesuai dengan Surat Keterangan Medis nomor : 445/446.1/0631/IV/2021/RSSH yang menyebutkan pasien (HH) mengalami keterbelakangan mental (retardasi mental sedang).

Editor : Reza Yunanto