Pemungutan Suara Ulang Pilwalkot Cirebon Sepi Peminat
CIREBON, iNews.id - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang digelar di 24 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (22/9/2018) pagi sepi peminat. Sejumlah TPS yang menggelar PSU Pilwalkot Cirebon ini terlihat sepi. Hanya sedikit sekali warga yang berpartisipasi.
Suasana sepi antara lain terlihat di TPS 17 Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. TPS ini kondisinya sangat sepi dan kurang diminati warga. Bahkan, hingga pukul 09.00, dari 360 daftar pemilih tetap, jumlah pemilih yang menyalurkan hak suaranya masih kurang dari 100 orang.
Padahal sebelumnya, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) telah melakukan sosialisasi dan mengimbau warga untuk menyalurkan hak pilihnya. Namun tetap saja banyak warga yang tidak hadir ke TPS.
Dari catatan TPS 17, pada 27 Juni lalu, sekitar 100 warga tidak hadir dalam pemungutan suara. Pihak TPS pun tidak yakin dalam PSU ini warga sepenuhnya hadir lantaran sebagian besar di antaranya masih bekerja. “Namun, kami terus berusaha mengimbau agar warga yang tengah berada di rumah untuk datang ke TPS, kata Ketua KPPS 17, Siti Eroh, Sabtu (22/9/2018).
Informasi yang dihimpun iNews, sedikitnya ada 24 TPS yang tersebar di enam kelurahan dari empat kecamatan menggelar pemungutan suara ulang.
Hal ini dilakukan pascaputusan Mahkamah Konstitusi yang meminta KPU Kota Cirebon menggelar PSU. Itu menyusul gugatan salah satu calon karena adanya pembongkaran kotak suara yang tidak sesuai dengan prosedur.
Sebelumnya, berdasarkan Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon Tahun 2018, pasangan Bamunas Setiawan Boediman dan Effendi Edo meraih dukungan 78.511 suara. Sedangkan pasangan Nashrudin Azis dan Eti Herawati memperoleh suara sebanyak 80.496 suara.
Editor: Himas Puspito Putra