Pelaku Bunuh Anak Tiri di Dalam Tandon Air karena Tersinggung

Agus Warsudi, Sindonews ยท Senin, 20 Juli 2020 - 12:30 WIB
Pelaku Bunuh Anak Tiri di Dalam Tandon Air karena Tersinggung
Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan menunjukkan barang bukti pembunuhan terhadap korban Aulia (5) yang dilakukan ayah tirinya, Hamid Arifin (25). (Foto/Humas Polresta Bandung).

BANDUNG, iNews.id - Hamid Arifin (25) tega membunuh anak tirinya Aulia Eka Yanti (5) warga Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sebab pelaku tersinggung ucapan gadis kecil tersebut.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan menduga pembunuhan terhadap korban Aulia Eka Yanti (5) telah direncanakan oleh pelaku.

"Korban bocah usia lima tahun (Aulia Eka Yanti) dibunuh ayah tirinya (Hamid Arifin). Pelaku mengaku tersinggung dengan ucapan korban," kata Kombes Pol Hendra didamping Kasat Reskrim AKP Agta Bhuana Putra saat ekspos kasus pembunuhan di Mapolresta Bandung, Senin (20/7/2020).

Hendra mengatakan hasil penyelidikan sementara Hamid Arifin pelaku tunggal pembunuhan itu. Pelaku dan korban juga sering bersama mengamen.

"Korban dan pelaku ini memang sehari-hari mengamen. Jadi pelaku saat malam Jumat itu pulang namun ditanya korban dengan bahasa kasar," ujar Kapolresta.

Saat ini, kata Hendra, penyidik masih mendalami dugaan tindak penganiayaan yang kerap dialami korban. Terkait kasus ini, polisi juga bekerja sama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Bandung.

"Untuk dugaan penganiayaan masih didalami. Korban dan pelaku memang banyak beraktivitas di jalanan seperti mengamen," kata dia.

Atas perbuatan itu, Hamid dijerat Pasal 338 KUHP dan Undang-Undang nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. "Tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara," kata dia.

Seperti diberitakan, Aulia Eka Yanti, bocah berusia 5 tahun, ditemukan tak bernyawa dalam tandon air di rumah kontrakan, Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (17/7/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. Polisi yang melakukan identifikasi dan evakuasi, mendapati luka gores di lengan kiri korban.


Editor : Faieq Hidayat