Pasang Antena Televisi, 3 Warga Kuningan Tersengat Listrik dan 1 Tewas

Toiskandar ยท Jumat, 20 Desember 2019 - 12:21 WIB
Pasang Antena Televisi, 3 Warga Kuningan Tersengat Listrik dan 1 Tewas
Warga menjelaskan kronologi tiga warga setempat tersetrum listrik saat memasang antena televisi di Desa Sukamulya, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, Jabar, Jumat (20/12/2019 (Foto: iNews/Toiskandar)

KUNINGAN, iNews.id – Tiga warga Desa Sukamulya, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat (Jabar), tersengat listrik saat memasang antena televisi yang menyentuh jaringan listrik, Jumat pagi (20/12/2019). Satu di antaranya tewas di tempat.

Korban yang tewas bernama Vika (19). Sementara dua korban yang masih dirawat intensif di Rumah Sakit Kuningan Medical Center (KMC) Kuningan, masing-masing bernama Hilmi dan Faisal. Kejadian itu juga membuat warga setempat panik dan berhamburan ke lokasi.

Saat kejadian, korban sedang berusaha menolong dua korban yang tersengat listrik. Nahas, Vika justru iut tersetrum dan meninggal. Sementara dua korban yang tersetrum dilarikan ke Rumah Sakit KMC Kuningan untuk perawatan intensif, Hilmi dan Faisal.

Warga sempat merekam detik-detik suasana di lokasi setelah insiden oitu terjadi. Kejadian itu berawal saat Hilmi dan Faisal akan memasang antena televisi di sebuah toko obat untuk nonton bola bareng dengan warga lain.

Namun, saat memasang antena, tiang besi roboh hingga menyentuh kabel bertegangan tinggi. Kedua korban langsung tersetrum. Vika mencoba menolong Hilmi dan Faisal, tapi malah ikut tersetrum listrik dan tewas di tempat.

“Memasang antena itu inisiatif mereka karena ingin menonton bola. Di sini banyak yang suka nongkrong sambil nonton. Karena sinyal belum ada, mereka menambah besi penyangga antena satu lagi, dirakit, dan tinggal ditempelin di bangunan. Setelah mau dipasang, tiba-tiba melengkung dan kesambar kawat jalur, nempel, dan mereka tersetrum,” kata warga Ukan.

Warga yang melihat kejadian itu langsung berhamburan keluar dan membawa tiga korban ke Rumah Sakit KMC Kuningan. Petugas medis menyebutkan, Vika sudah tidak bernyawa saat sampai di rumah sakit. Sementara dua korban lain masih bisa diselamatkan dan dirawat intensif.

Pascakejadian itu, petugas Polres Kuningan datang ke lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga masih meminta keterangan dari sejumlah warga yang mengetahui kejadian itu.

Sementara korban yang tewas sudah dibawa oleh keluarga untuk dimandikan dan disalatkan. Rencananya korban dimakamkan hari ini di TPU setempat.


Editor : Maria Christina