get app
inews
Aa Text
Read Next : Bagus Rama Angkat Bicara soal Penyebab Utama Greenlane Festival 2023 Bandung Batal Digelar

Panitia Greenlane Festival 2023 Bandung Janji Kembalikan Uang Penonton Besok

Senin, 06 November 2023 - 18:45:00 WIB
Panitia Greenlane Festival 2023 Bandung Janji Kembalikan Uang Penonton Besok
Bagus Rama Setiaji seusai memberikan pernyataan siap bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan akibat Greenlane Festival 2023 Bandung batal digelar. (FOTO: istimewa/tangkapan layar Instagram)

BANDUNG, iNews.id - Bagus Rahmat Setiaji, panitia acara Greenlane Festival berjanji mengembalikan uang atau refund bagi penonton yang telah membeli tiket. Refund secara utuh akan dilaksanakan pada Selasa 7 November 2023. 

"Alhamdulillahnya, kami belum ngambil sedikit pun uang tiket. Jadi, uangnya masih utuh. Per hari ini (mau di-refund) atau besok," kata Bagus Rama Setiaji kepada wartawan, Senin (6/11/2023). 

Bagus Rama Setiaji menyatakan, jumlah tiket yang sudah dibeli penonton tidak banyak, sehingga pengembalian dapat dilakukan secara utuh. "Di bawah 1.000 (tiket yang sudah dibeli penonton). Memang acaranya pun enggak ramai kok," ujar Bagus Rama.

Disinggung masalah dana investor yang terpakai, Bagus Rama Setiaji menuturkan, akan diselesaikan secara kekeluargaan.

"Saya bertanggung jawab penuh buat permasalahan ini. Saya dikasih waktu melunasi dalam waktu dua bulan. Saya bisa berpikir untuk bisa nyari bagaimana caranya," tutur Bagus Rama Setiaji.

Bagus Rama mengatakan, uang yang telah dibayarkan ke vendor dan artis, semua dianggap hangus dan menjadi kerugian. "Duit untuk artis vendor dianggap hangus. Semua jadi total kerugian," ucap Bagus Rama.

Bagus Rama Setiaji, panitia acara angkat bicara terkait Greenlane Festival 2023 batal digelar di Laswi Heritage, Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung pada Minggu (5/11/2023). Pemuda itu beralasan, Greenlane Festival 2023 batal digelar karena vendor sound system belum dibayar. 

"Simpelnya, kenapa acara Greenlane batal itu cuma karena masalah Rp260 juta, termin sound tidak bisa dibayarkan hari itu (Minggu 5/11/2023)," kata Bagus Rama Setiaji kepada wartawan melalui sambungan telepon, Senin (6/11/2023).

Menurut Bagus, berkaca dari konser musik yang pernah digelar sebelumnya, vendor sound system bersedia dibayar setelah acara selesai.

"Tapi kemarin keras. Perkara Rp260 juta (belum dibayar), vendor (sound system) tidak mau. (Vendor) nyalahin saya. Itu lah intinya (penyebab) Greenlane batal," ujar Bagus Rama Setiaji.

Ditanya tentang uang operasional Greenlane Festival 2023 yang terpakai untuk kebutuhan pribadi, Bagus mengakui. Namun, nominal uang Greenlane Festival yang terpakai untuk kepentingan pribadi tidak sampai Rp1,5 miliar. 

"Memang ketika berbicara ada (dana) investasi yang terpakai (untuk kepentingan pribadi) memang betul. Saya bertanggung jawab juga memasukan dana untuk Greenlane. Kayak kemarin lah (panggung siap), semuanya artis udah kebayar, tinggal sound itu doang," tutur dia.

"Saya tidak tahu pastinya (uang yang terpakai). Harus saya itung semuanya dulu," ucap Bagus Rama Setiaji.

Diberitakana sebelumnya, kasus Greenlane Festival gagal digelar di Laswi Heritage, Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, membuat heboh masyarakat. 

Kejadian ini viral setelah video amatir beredar di media sosial (medsos). Selain video yang diunggah akun @hai_online di Instagram, pengakuan Bagus Prima Setiaji juga beredar di medsos X.

Dalam video di X yang diunggah akun @mindaart, Bagus Prima diinterogasi oleh sejumlah orang yang merasa dirugikan. Bagus Prima mengakui dari total dana investor sebesar Rp1,5 miliar untuk menggelar Greenlane Festival.

"Assalamualaikum warrahamatullahi wabarrakatu. Mungkin aku akan ngebacain sesuai apa yang aku preskon-kan. Mungkin kalau misalkan semuanya kita runtutin dari kejadian awal, yang pertama dari investor memberikan saya dana sebesar Rp1,5 miliar. Yang digunakan, yang pertama untuk pembayaran DP (downpayment) Cosmo Pyke, DP Babychair, dan Talitha,. Lalu ada pembuatan branding book. Di situ juga ada gaji dan sebagainya. Renovasi kantor. Dari 1,5 itu (Rp1,5 miliar), yang terpakai pure (murni) adalah Rp300 juta," kata Bagus Prima.

Di sela-sela Bagus Prima menjelaskan penggunaan dana investor tersebut, orang-orang yang di depannya menyela. Bahkan salah satu pria yang menyela menyebut ada dana digunakan oleh Bagus untuk menikmati layanan pijat plus-plus di salah satu panti pijat cukup terkenal di Kota Bandung berinisial V. "Pijet plus-plus di Vxxxxxx..ha! Jujur. Sebutin! Anxxxx sebutin!," kata pria yang hanya terdengar suaranya itu.

Seusai memberikan penjelasan terkait penyebab gagalnya konser Greenlane, Bagus Prima Setiaji sempat dibawa ke Mapolsek Batununggal. Namun kasus akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

"Tidak diamankan Polsek Batununggal. (Kasus) dibereskan secara kekeluargaan," kata Kapolsek Batununggal AKP Sonny R.

Sementara itu, @hai_online mengunggah video dan keterangan terkait penyebab Greenlane Festival 2023 batal digelar karena dana konser diduga ditilap oleh panitia untuk foya-foya. 

Sedianya, Greenlane Festival berlangsung hari ini, Minggu (5/11/2023) dengan bintang tamu Fariz RM. Panggung cukup besar telah berdiri di lokasi acara.

Video yang berisi rekaman pengakuan seorang panitia acara itu pun viral di media sosial (medsos) Instagram. Dikutip dari akun Instagram @hai_online, gagalnya konser musik ini dikarenakan seorang panitia menilap uang ratusan juta dari nilai total dana yang disediakan Rp1,5 miliar. 

"Saya mengakui dari dana investasi Rp1,5 miliar itu terpakai untuk kehidupan saya pribadi, untuk foya-foya saya, dan pembayaran utang saya," kata Bagus Rama Setiaji, panitia acara dalam video yang viral tersebut.

Dalam video itu tampak Bagus Rama Setiaji mengaku siap menanggung semua konsekuensi hukum dan utang piutang yang harus diselesaikan.

Dia memastikan siap bertanggung jawab atas kerugian material dan nonmaterial yang dialami semua pihak akibat gagalnya Greenlane Festival. "Saya tidak akan kabur sejengkal pun dari permasalahan ini," ujar Bagus Rama Setiaji.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut