get app
inews
Aa Text
Read Next : Mobil Polisi Pengawal Pejabat Negara Tabrak Ibu Hamil, Korban Pun Tewas

Ngebut, Mobil Pengawal Pejabat Negara Tabrak Ibu Hamil, Korban Tewas Mengenaskan

Kamis, 28 April 2022 - 14:17:00 WIB
Ngebut, Mobil Pengawal Pejabat Negara Tabrak Ibu Hamil, Korban Tewas Mengenaskan
Ilustrasi korban kecelakaan. (Grafis: iNews.id)

YEREVAN, iNews.id - Peristiwa tragis yang melibatkan iring-iringan pengawal pejabat negara terjadi di Kota Yerevan, Armenia. Satu mobil polisi yang mengawal Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, menabrak seorang ibu hamil bernama Sona Mnatsakanian hingga tewas mengenaskan.

Kecelakaan itu terjadi pada Selasa (26/4/2022) waktu setempat. Ketika itu, iring-iringan mobil Nikol Pashinyan tengah melintas di Kota Yerevan. Rekaman video tentang kecelakaan fatal itu muncul dan viral di media sosial pada Rabu (27/4/2022). 

Dalam video terlihat sebuah kendaraan polisi menabrak perempuan hamil di persimpangan Jalan Leo dan Paronyan di ibu kota Armenia itu. Beberapa outlet berita Armenia mengklaim bahwa mobil itu adalah bagian dari iring-iringan Pashinyan. 

“Pada saat kecelakaan, mobil perdana menteri berjarak sekitar 100-150 meter dari tempat kejadian. Tabrakan itu sendiri tidak terlihat dari kendaraannya,” kata Wakil Kepala Staf Perdana Menteri Armeni, Taron Chakhoyan seperti dikutip kantor berita Sputnik.

Menurut Taron Chakhoyan, mobil Perdana Menteri Ukraina melaju melewati tempat kejadian beberapa detik setelah kecelakaan. Saat itu, Pashinyan tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. 

“Saat melihat perempuan terbaring di sana, Perdana Menteri memerintahkan untuk memanggil ambulans dan mencari tahu apa yang terjadi. Ambulans tiba dalam hitungan menit,” kata Taron Chakhoyan.

Wakil Perdana Menteri menyatakan, Nikol Pashinyan mengetahui mobil polisi yang terlibat kecelakaan itu adalah kendaraan pengawalnya. Mobil polisi tidak dapat menepi untuk membantu korban karena itu akan menghentikan iring-iringan pejabat negara, menghalangi lalu lintas jalan, sehingga dapat menghambat ambulans tiba.

Taron Chakhoyan juga mengatakan, praktik standar internasional menetapkan bahwa iring-iringan mobil yang mengawal pejabat negara tidak boleh berhenti di tempat yang tidak ditentukan, bahkan jika terjadi kecelakaan sekalipun.

Menurut Chakhoyan, Perdana Menteri menyampaikan belasungkawa kepada orang tua korban dan meyakinkan mereka bahwa kecelakaan itu akan diusut oleh aparat berwenang dengan cara yang tepat.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut