Motif Pelaku Tembak Pedagang Kopi di Padalarang: Tunggak Bayar Cicilan HP

Sindonews.com ยท Selasa, 31 Desember 2019 - 14:26 WIB
Motif Pelaku Tembak Pedagang Kopi di Padalarang: Tunggak Bayar Cicilan HP
Ilustrasi (dok. iNews)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Polisi telah menangkap empat dari lima pelaku penembakan ke pedagang kopi di Gerbang Tol Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar). Otak pelaku penembakan yakni Awan Kurniawan alias Awan.

Selain Awan, polisi juga menangkap Peri Sofyan alias Pepey, Beni Kurniawan alias Benrung, Suryana alias Surya. Motif pelaku karena korban Agus Sumpena (50) tidak membayarkan cicilan HP.

Pelaku memiliki dendam kepada korban, ditambah korban memiliki tunggakan utang cicilan HP yang sudah dibayar beberapa bulan. Sehingga, pelaku memang berniat membunuh korban dengan mengambil senjata airsoft gun di daerah Cianjur kepada temannya yang berinisial D yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

BACA JUGA:

Pedagang Kopi Depan Pintu Tol Padalarang Ditembak Orang Tak Dikenal dengan Airsoft Gun

Polisi Tangkap Penembak Pedagang Kopi di Padalarang Jabar

Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki masih menyelidiki kepemilikan senjata dari Awan. Keempat pelaku akan diancam kurungan maksimal 9-20 tahun penjara.

"Untuk kepemilikan senjata, dari mana, dan untuk apa, kami masih lakukan penyelidikan lebih lanjut. Keempat pelaku akan dijerat Pasal 351 dan Pasal 170 KUHPidana Jo Undang Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman pidana 9 sampai 20 tahun penjara," kata Yoris, seperti dikutip dari Sindonews.com, Selasa (31/12/2019).

Polisi juga mengamankan empat senjata airsoft gun, beberapa HP, dan satu mobil Toyota Avanza warna silver dengan nomor polisi D 1514 AAI.

Sementara itu, Agus mengakui sudah mengambil satu unit HP seharga Rp1 juta dan harus dikembalikan dalam beberapa bulan. Dia membenarkan baru dua kali membayar dengan mencicil Rp150.000/minggu.

"Saya mengambil HP dan baru dua kali bayar, Rp150.000/minggu. Mungkin itu yang jadi alasan mereka mengincar saya," ucap Agus


Editor : Muhammad Fida Ul Haq