Mobil Pejabat Dinas Pangandaran Terlibat Tabrakan Beruntun, 1 Penumpang Terluka Parah

Acep Muslim ยท Sabtu, 08 Februari 2020 - 18:35 WIB
Mobil Pejabat Dinas Pangandaran Terlibat Tabrakan Beruntun, 1 Penumpang Terluka Parah
Polisi dibantu warga mengevakuasi mobil yang terlibat tabrakan beruntun di Ciamis. (Foto: iNews/Acep Muslim).

CIAMIS, iNews.id - Mobil pejabat Pemerintah Kabupaten Pangandaran terlibat tabrakan beruntun dengan kovoi klub sedan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar). Dalam insiden tersebut, satu orang penumpang dari mobil tersebut terluka parah.

Rekan korban sesama anggota klub mobil, Ari mengatakan, kejadiannya berawal saat rombongannya berjalan dari arah Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Ketika itu jalanan kosong, dan hanya ada satu kendaraan minibus Toyota Inova plat merah dari arah berlawanan.

"Ini sopirnya mungkin mengantuk. Karena tiba-tiba saja mobil itu masuk ke jalur kami," kata Ari di RSUD Kota Banjar, Jabar, Sabtu (8/2/2020).

Mobil plat merah tersebut langsung menabrak dua mobil rombongan klub tersebut. Insiden itu terjadi di Jalan Raya Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Sabtu siang tadi.

"Mobil pertama terlempar karena ditabrak, tapi mobil yang kedua ini adu banteng," ujar dia.

Menurut dia, satu orang mengalami korban dalam kecelakaan tersebut. Dia merupakan penumpang yang duduk di samping kursi pengemudi, Pupu, terbentur kaca depan mobil hingga pecah.

"Kalau yang bawa mobil Inova tidak luka-luka, begitu juga yang sopir dari klub kami," katanya.

Pengendara mobil Inova, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandara Sutriaman diduga mengantuk, sehingga hilang kendali saat mengemudi. Dia tidak mengalami luka serius, meski mobil dinasnya rusak parah di bagian depan.

"Dia (Sutriaman) tadi sudah datang dan minta maaf. Dia mengaku salah, katanya sedang mengantuk," ujar Ari.

Akibat kecelakaan beruntun ini, arus lalu lintas dari arah Kota Banjar menuju Pangandaran serta sebaliknya, sempat tersendat. Petugas dibantu warga mengevakuasi tiga mobil yang ringsek terlibat tabrakan tersebut.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal