Merebak Kasus Covid-19 di Pesantren, 42 Santri di Garut Diangkut ke Rumah Sakit

Ii Solihin · Minggu, 24 Januari 2021 - 09:52:00 WIB
Merebak Kasus Covid-19 di Pesantren, 42 Santri di Garut Diangkut ke Rumah Sakit
Pondok Pesantren di Kecamatan Bungbulang, Garut jadi klaster Covid-19 setelah 42 santri terkonformasi positif. (iNews.id/Ii Solihin)

GARUT, iNews.id - Penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat mengalami lonjakan signifikan pada akhir pekan ini. Sebuah pondok pesantren di Kecataman Bungbulang menjadi klaster penularan setelah 42 santri dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

"Terjadi outbreak kembali di antaranya satu klaster pesantren 42 orang," ujar Bupati Garut Rudy Gunawan, Sabtu (23/1/2021).

Rudy mendatangi langsung pesantren tersebut. Pengelola pesantren telah menghentikan seluruh aktivitas. Tak mau ambil risiko penularan meluas, santri yang positif Covid-19 itu langsung dibawa untuk isolasi di Rumah Sakit Medina. 

"Kami nggak mau ambil risiko, seperti yang di Bungbulang ini kita angkut semua ke rumah sakit Medina," tuturnya.

Menghadapi lonjakan kasus ini, Rudy mengatakan akan menyiapkan langkah-langkah konkret menghambat penularan Covid-19. 

Dia tidak ingin kasus di pondok pesantren ini terulang di tempat lain. Di satu sisi, kata dia, banyak tenaga kesehatan (nakes) yang masih belum sembuh usai terpapar Covid-19. 

"Hari ini nakes kita sudah 75 orang. Kita tidak mau bertambah lagi," ujarnya.

Data terkini, kasus positif Covid-19 di Garut mencapai 5.563 orang. Kasus aktif yang masih menjalani perawatan saat ini yakni 503 orang di rumah sakit, dan 827 di rumah.

Editor : Reza Yunanto