Mencekam! Pria Mengamuk Siram Air Keras ke Karyawan Gudang di Tasikmalaya, 10 Orang Terluka
TASIKMALAYA, iNews.id - Aksi brutal penyiraman cairan kimia berbahaya menggemparkan warga Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (4/5/2026) malam. Seorang pria mengamuk dengan menyiramkan cairan diduga air keras ke arah para pekerja dalam gudang konveksi.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 10 orang karyawan gudaang konveksi mengalami luka bakar serius, terutama di bagian wajah hingga tubuh. Para korban langsung dilarikan ke RSUD Dokter Soekardjo dan Puskesmas Cibeureum untuk mendapatkan perawatan intensif.
Informasi dirangkum iNews, pelaku diketahui datang ke lokasi sekitar pukul 19.00 WIB. Tanpa basa-basi, dia langsung menyiramkan cairan kimia ke arah pekerja yang sedang beraktivitas di berbagai bagian gudang, mulai dari area administrasi, produksi hingga penyimpanan barang.
Suasana di lokasi kejadian pun sempat mencekam. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung panik dan berupaya memberikan pertolongan kepada para korban.
Salah seorang warga, Najidin, mengungkapkan bahwa korban merupakan orang-orang yang tidak mengetahui persoalan yang melatarbelakangi aksi tersebut.
"Akhirnya yang jadi korban yang gak tahu apa-apa," ujarnya.
"Rata-rata korban kena di wajah," katanya.
Polisi yang menerima laporan melalui layanan darurat 110 langsung bergerak cepat ke lokasi. Petugas dari Polres Tasikmalaya Kota bersama Polsek Manonjaya dan unit identifikasi Satreskrim segera melakukan olah tempat kejadian perkara serta memasang garis polisi.
Selain itu, aparat juga berhasil mengamankan pelaku bersama sejumlah barang bukti, termasuk wadah berisi cairan kimia yang digunakan dalam aksi tersebut.
Menurut Pamapta 1 Polres Tasikmalaya Kota IPDA Joni Jonansa, pelaku merupakan seorang pegawai jasa ekspedisi yang kerap mengambil barang di lokasi konveksi tersebut.
"Pelaku merupakan pegawai ekspedisi yang biasa yang mengambil barang di gudang sini, tempat pembuatan baju olahraga," ujarnya.
Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, pelaku sempat tidak mengambil pesanan pada sore hari sebelum kejadian.
"Keterangan saksi, pelaku biasa ambil pesanan pagi dan sore, namun sorenya gak diambil," katanya.
Dugaan sementara, aksi tersebut dipicu rasa sakit hati pelaku terhadap pemilik usaha.
"Kemungkinan pemilik gudang sini kurang sreg dengan pekerjaan pelaku, kemudian dia melaporkan ke atasan terduga pelaku. Mungkin pelaku mendapat teguran dari atasannya lalu dia kecewa dan dendam mau bertemu dengan yang punya gudang," ujarnya.
Namun, saat hendak bertemu, pelaku tidak berhasil menemui pemilik gudang. Situasi tersebut diduga memicu emosi pelaku hingga akhirnya melakukan aksi nekat.
"Saat kejadian yang punya gudang tidak mau bertemu pelaku. Saat itulah pelaku membabi buta menyiram orang di gudang dengan air keras. Korban ada 10 orang," ucapnya.
IPDA Joni menegaskan bahwa pelaku telah diamankan warga sebelum akhirnya ditangkap polisi.
"Pelaku sudah diamankan warga dan kemudian kami tangkap," ujarnya.
Saat ini, pelaku telah berada di Mapolres Tasikmalaya Kota untuk menjalani pemeriksaan intensif dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
Editor: Donald Karouw