Melek Teknologi, Desa di Karawang Gunakan Sistem Barcode untuk Pilkades 2020

Sindonews.com, Nila Matsuna ยท Minggu, 23 Februari 2020 - 20:36 WIB
Melek Teknologi, Desa di Karawang Gunakan Sistem Barcode untuk Pilkades 2020
Pemilih menggunakan scan barcode saat datang untuk pencoblosan Pilkades di Desa Warung Bambu, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (23/2/2020). (Sindonews/Nila Kusuma)

KARAWANG, iNews.id - Sebanyak 45 desa di Kabupaten Karawang menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak, Minggu (23/2/2020). Pilkades ini diikuti 156 calon kepala desa dari 45 desa yang menggelar Pilkades.

Uniknya, ada satu desa yaitu Desa Warung Bambu dijadikan percontohan melaksanakan Pilkades dengan sistem scan barcode.

Bupati Karawang Cellica Nurachadiana mengapresiasi pelaksanaan Pilkades di Desa Warung Bambu, Kecamatan Karawang Timur yang menerapkan sistem Scan Barcode. Sistem ini merupakan inovasi yang memanfaatkan era digitalisasi hingga pelaksanaan Pilkades lebih efesien dan akurat.

"Sepanjang sejarah mendatangi tempat Pilkades, baru kali ini ada TPS yang memanfaatkan era digitalisasi. Ini merupakan terobosan baru yang perlu ditiru," kata Cellica kepada wartawan, Minggu (23/2/2020).

Cellica menambahkan, jika hasilnya positif bukan tidak mungkin cara ini akan digunakan untuk Pilkada.

Menurut Cellica penggunaan Scan Barcode memudahkan panitia dalam melaksanakan tahapan Pilkades tepat waktu. Yang terpenting lagi sistem ini juga mencegah terjadinya pemilih ganda

"Sistem ini bisa efesien terhadap waktu dan mencegah kecurangan jika ada pemilih ganda. Artinya dengan sistem ini kita harapkan pelaksanaan Pilkades mendatang menggunakan sistem seperti ini," katanya.

Nantinya, pemilih mendapatkan kode pemilih, kemudian oleh panitia, kode bardoce itu akan di-scan saat memilih. Nomor kodenya sudah terekam dalam server kami jadi tidak bisa dicurangi

"Cara seperti ini selain efesien waktu dan dapat mencegah adanya pemilih ganda," kata dia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto