Mabes Polri Turun Tangan Selidiki Kecelakaan Bus di Ciater Subang

Yudy Heryawan Juanda, Antara ยท Minggu, 19 Januari 2020 - 13:58 WIB
Mabes Polri Turun Tangan Selidiki Kecelakaan Bus di Ciater Subang
Bus Purnama Sari dievakuasi dari TKP kecelakaan maut di Ciater, ke pos derek Cilamri, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (18/1/2020). (Foto: iNews/Yudy Heryawan Juanda)

BANDUNG, iNews.id – Polda Jawa Barat akan menyelidiki penyebab kecelakaan bus di Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Untuk penyelidikan itu, Polda Jawa Barat akan menggandeng Korlantas Mabes Polri.

"Kita Polda Jawa Barat akan kerjasama dengan Korlantas dengan menggunakan metode TAA Korlantas, yakni Traffic Accident Analysis," kata Dirlantas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Eddy Djunaedi, Minggu (19/1/2020).

Menurut Eddy, pihak Korlantas Mabes Polri kini telah berada di lokasi kecelakaan untuk memulai penyelidikan.

Eddy mengatakan, Traffic Accident Analysis yang dilakukan Korlantas Polri merupakan suatu metode yang telah sesuai dengan Standard Operation Procedure (SOP) polisi dalam penanganan kecelakaan. Dengan metode tersebut, kata dia, penyebab kecelakaan akan mudah diketahui.

"Itu sudah SOP penanganan laka lantas, metode untuk ungkap kecelakaan," katanya.

Sementara itu, Polda Jabar juga telah melakukan olah TKP di lokasi bersama Polres Subang menggunakan scanner tiga dimensi.

Menurut Eddy, alat scanner ini digunakan untuk membuat gambaran tiga dimensi, sehingga dapat diketahui penyebab kecelakaan yang menewaskan delapan korban jiwa ini.

Kecelakaan bus PO Purnamasari dengan nopol E 7508 W tersebut terjadi pada Sabtu (18/1/2020) di turunan Nagrog, Subang.

Bus diketahui membawa penumpang sebanyak 58 orang, berangkat dari kawasan Tangkuban Parahu menuju Depok, Jawa Barat.

Dugaan sementara, kecelakaan tersebut diakibatkan oleh tak terkendalinya bus saat di jalan yang menurun. Akibatnya bus terguling ke arah kanan bahu jalan di Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.

Berdasarkan data kepolisian, 8 orang meninggal dunia terdiri dari 7 warga Kota Depok dan seorang supir bus yang merupakan warga asal Kabupaten Bogor.

Seluruh korban telah dibawa pulang keluarganya masing-masing.


Editor : Reza Yunanto