Lonjakan Permohonan SKCK, Ratusan Pencari Kerja Padati Polres Majalengka
MAJALENGKA, iNews.id - Ratusan warga memadati Polres Majalengka, Jawa Barat pada Senin (11/5/2026) pagi. Mereka mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang akan digunakan sebagai syarat melamar pekerjaan maupun keperluan kuliah.
Pantauan di lokasi, sejak pagi antrean warga terlihat mengular di area pelayanan SKCK Polres Majalengka. Petugas tampak sibuk melayani pemohon yang terus berdatangan, sementara loket pelayanan dipenuhi masyarakat yang mengurus dokumen tersebut.
Polres Majalengka mencetak lebih dari 500 lembar SKCK untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada hari tersebut. Layanan berbasis sistem daring (online) disebut mempermudah dan mempercepat proses penerbitan dokumen.
Dengan sistem tersebut, SKCK dapat selesai dalam waktu kurang dari satu jam sehingga dinilai membantu masyarakat yang membutuhkan dokumen secara cepat, terutama untuk keperluan melamar pekerjaan.
Salah satu pemohon, Raysa yang baru lulus sekolah, mengaku terbantu dengan layanan tersebut karena proses pengurusan berlangsung cepat.
"Mau dipakai untuk mencari kerja. Ini baru pertama kali," kata Raysa di lokasi.
Dia menyebut proses pembuatan SKCK kini lebih mudah dan tidak memakan waktu lama karena sudah terintegrasi secara daring.
Sementara itu, petugas pencetakan SKCK Polres Majalengka, Aiptu Nurhamid, mengatakan sistem online memungkinkan pihaknya mencetak lebih dari 500 lembar SKCK dalam sehari sesuai kebutuhan masyarakat.
Lonjakan permohonan SKCK di Polres Majalengka disebut rutin terjadi setiap bulan Mei dan Juni, seiring banyaknya lulusan sekolah yang mulai mencari pekerjaan.
"Mungkin karena di Majalengka banyak industri, jadi banyak yang melamar kerja di Majalengka," ujar Aiptu Nurhamid.
Editor: Kurnia Illahi