Longsoran Selesai Dibersihkan, Kereta Baru Boleh Melaju 5 KM per Jam

Asep Juhariyono ยท Jumat, 24 November 2017 - 15:18 WIB
Longsoran Selesai Dibersihkan, Kereta Baru Boleh Melaju 5 KM per Jam
Jalur kereta api yang ditimbun longsor di Garut sudah normal kembali, Jumat (24/11/2017). Namun untuk mengantisipasi longsor susulan, kereta baru boleh melintas dengan kecepatan lima kilometer per jam. (Foto: iNews/Asep Juhariyono)

GARUT, iNews.id - Proses evakuasi material longsoran tanah yang menimbun jalur kereta api, di Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, sudah selesai dilaksanakan. Longsoran tanah dengan ketinggian tujuh meter dan panjang longsoran lima puluh meter tersebut dievakuasi petugas dengan menurunkan lima alat berat eskavator.
 
Kereta yang melintas juga dibatasi kecepatannya hanya lima kilometer per jam. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya longsor kembali. Puluhan pekerja dikerahkan untuk membersihkan sisa-sisa bekas longsoran tanah yang masih menutupi rel kereta api, sambil bersiaga di lokasi sekitar longsoran.

Kereta api yang pertama bisa melintas di jalur selatan adalah Kereta Api Malabar, jurusan Bandung-Malang, sekitar pukul 02.56. Kemudian Kereta Api Pasundan jurusan Surabaya-Kiaracondong, dan Kereta Mutiara Selatan jurusan Bandung-Surabaya.

Guna mengantisipasi terjadinya longsor kembali, pihak PT KAI Daerah Operasi II Bandung, telah menempatkan sejumlah alat berat di sekitar lokasi longsor. PT KAI juga  menyiagakan sejumlah petugas di lokasi-lokasi rawan longsor dengan membuat posko-posko jaga.

“Kami sudah menyiagakan petugas jaga rawan di sejumlah titik longsor. Kita juga menyediakan posko-posko pengawasan di daerah rawan dan alat berat di sekitar lokasi rawan,” ucap Joni Martinus, Humas PT KAI Daerah Operasi II Bandung.


Editor : Himas Puspito Putra