KPU Sebut Terjadi Seratus Lebih Pelanggaran Prokes di Pilkada

Inin nastain ยท Sabtu, 21 November 2020 - 17:36:00 WIB
KPU Sebut Terjadi Seratus Lebih Pelanggaran Prokes di Pilkada
Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi. (Foto: Inin Nastain)

MAJALENGKA, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat seratusan lebih pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi pada tahapan Pilkada Serentak 2020 se-Indobesia. Para pelanggar prokes itu langsung dikenai sanksi oleh pihak berwenang.

"Kampanye-kampanye masih ada yang melanggar. Tapi dari Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), kami mendapat data pelanggaran-pelanggaran itu bisa disanksi, bahkan sampai pembubaran," kata Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi saat berkunjung ke KPU Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Jumat (20/11/2020).

Dia mengemukakan, untuk penanganan pelanggaran, sudah ada Bawaslu, kepolisian, dan aparat pemerintah daerah (pemda) yang berwenang melakukan penindakan. KPU berpegang kepada peraturan PKPU Nomor 6 tahun 2020.

"Bawaslu telah berkoordinasi dengan kepolisian dan pemda melalui Satpol PP, membubarkan yang lebih dari 100 kegiatan yang melanggar protokol kesehatan. Jadi tegas, Bawaslu, kepolisan dan pemerinfah daerah. Jadi tidak ada pembiaran di sana," ujar dia.

Namun Komisioner KPU RI tak bisa secara rinci jenis pelanggaran prokes dan di mana saja kasus itu terjadi. "Saya nggak hapal kalau per provinsi. Tapi secara keseluruhan lebih dari 100," katanya.

Editor : Agus Warsudi