Klinik di Cianjur Beri Pengobatan Gratis, Syaratnya Baca Alquran 1 Juz

Mochamad Andi Ichsyan ยท Rabu, 23 Mei 2018 - 14:20 WIB
Klinik di Cianjur Beri Pengobatan Gratis, Syaratnya Baca Alquran 1 Juz
Petugas klinik melayani pasien yang akan berobat. (Foto: iNews/Mochamad Andi Ichsyan)

CIANJUR, iNews.id - Sebuah Klinik di Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat (Jabar), memberikan pengobatan gratis bagi warga yang kurang mampu dengan syarat membacakan ayat suci Alquran sebanyak satu juz.

Direktur Klinik Harapan Sehat, dr Yusuf Nugraha mengatakan program pengobatan gratis dengan membaca Alquran, berawal dari banyaknya pasien yang tidak mampu untuk membayar biaya pengobatan. Pihaknya kemudian menggratiskannya sejak bulan Ramadan sebagai bentuk ibadah dan menyiarkan agama Islam.

“Insya Allah ke depan tidak hanya bulan Ramadan, setelah lebaran juga ada. Sasarannya untuk warga yang tidak mampu berobat. Insya Allah program ini dapat membatu masyarakat. Diharapkan dengan membaca Alquran bisa memberikan manfaat dan menyiarkan agama Islam,” kata Yusuf Nugraha, Rabu (23/5/2018).

Menurut Yusuf untuk membaca ayat suci Alquran dapat diwakilkan, baik keluarga pasien maupun kerabat yang mengantar. Klinik juga menyediakan ruangan khusus untuk pembaca Alquran. Tercatat tidak kurang dari dua puluh orang per hari mengantre untuk mendapatkan pengobatan gratis tersebut.

Yusuf berharap masyarakat Cianjur dapat memanfaatkan program tersebut. Semakin banyak masyarakat yang berobat maka semakin banyak kebaikan tersebar, terlebih saat ini merupakan bulan Ramadan yang penuh berkah.



Salah satu pengantar pasien, Imas mengatakan, masyarakat Cianjur sangat antusias dengan adanya pengobatan gratis dari Klinik Harapan Sehat.  Selain mendapatkan kesehatan, mereka juga menerima pahala dari Allah SWT.

“Tetangga saya sakit sudah lama. Saya mendengar ada program berobat gratis dengan membaca satu juz. Dia bilang ke saya tidak sanggup membaca satu juz, kemudian saya yang mengaji untuk mewakili dia. Program seperti ini sangat membantu sekali apalagi untuk masyarakat yang kurang mampu,” ujar Imaz.


Editor : Muhammad Saiful Hadi