get app
inews
Aa Text
Read Next : Innalillahi, Bocah Hanyut di Sungai Cinanggerang Cianjur Ditemukan Meninggal

Keseruan Festival Panghid 62, Siswa SMANSA Cianjur Tampil dengan Kostum Negeri Dongeng

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 16:27:00 WIB
Keseruan Festival Panghid 62, Siswa SMANSA Cianjur Tampil dengan Kostum Negeri Dongeng
Siswa-siswi SMANSA Cianjur tampil dengan kostum menarik saat Karnaval Negeri Dongeng dalam rangkaian Festival Panghid 62. (FOTO: ISTIMEWA)

CIANJUR, iNews.id - Jalan protokol di Kabupaten Cianjur, Sabtu (15/10/2022) mendadak semarak. Iring-iringan karnaval siswa-siswi dan dewan guru SMAN 1 Cianjur atau SMANSA menarik perhatian ribuan warga Cianjur untuk menonton.

Berbagai kostum dari "negeri dongeng" hasil kreativitas siswa SMANSA Cianjur dari masing-masing kelas menarik perhatian sepanjang Jalan Pangeran Hidayatullah-Siliwangi-Siti Jenab-Mangunsarkoro hingga Jalan Aria Cikondang. 

Festival Panghid 62 yang dipimpin Kepala SMAN 1 Cianjur Agam Supriyanta dan guru, siswa-siswi SMANSA sejak pagi telah beradu kostum untuk mendapatkan nilai terbaik dari dewan juri.

“Festival Panghid ini merupakan puncak rangkaian dari kegiatan Dies Natalis ke-63 SMAN 1 Cianjur dan mungkin merupakan gebrakan baru pertama kali,” kata Kepala SMAN 1 CIanjur didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Yusdi Faruliansyah.

“Alhamdulilah atas dukungan semua pihak kami dapat mengelar berbagai kegiatan kolaboratif dengan melibatkan siswa dan masyarakat dalam Dies Natalis kali ini,” ujar Agam Supriyatna.

Sementara, Ketua Yayasan Kebudayaan Lokatmala Indonesia Wina Rezky Agustina mengatakan, Festival Panghid 62 merupakan kegiatan yang patut diapresiasi, terlebih diselenggarakan dengan melibatkan siswa, guru dan masyarakat.

“Kegiatan Festival Panghid 62 telah menjawab kejenuhan masyarakat yang merindukan berbagai kegiatan seni budaya. Sehingga menjadi salah satu terobosan dalam rangka pemajuan kebudayaan,” kata Wina di sela-sela kesibukan menjadi juri Festival Panghid 62.

Wina yang juga Tenaga Ahli Cagar Budaya (TACB) ini menyatakan, tradisi sudah sepatutnya terus dikembangkan demi kemajuan dan pelestarian budaya bangsa. “Festival-festival rakyat seperti Festival Panghid 62 selayaknya juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak terutama pemerintah,” ujar Wina Rezky Agustina.

Sebelumnya, Agama Supriyatna menuturkan, nama Festival Panghid 62 diambil dari nama Pangeran Hidayatullah salah satu pemimpin Perang Banjarmasin yang mengobarkan semangat rakyat untuk melawan Belanda.

“Pangeran Hidayatullah sangat dihormati masyarakat Cianjur. Bahkan diabadikan menjadi menjadi nama Jalan Pangeran Hidayatullah. Sementara angka 62 menunjuk pada nomor alamat SMAN 1 Cianjur di Jalan Pangeran Hidayatullah Nomor 62 Cianjur,” kata Agam Supriyatna.

Sejumlah kegiatan digelar untuk memeriahkan Dies Natalias ke-63 SMAN 1 Cianjur yang jatuh pada 5 Oktober dan selalu diperingati setiap tahun dengan berbagai kegiatan yang mengasah soft skill peserta didik termasuk di bidang seni budaya.

Berbagai kegiatan itu, ujar Agam, diadakan oleh tenaga pendidik dan kependidikan, rumpun Angkasa (IPS) dan rumpun Oxygen (IPA). Peserta didik beraktivitas terkait keikutsertaan pada kegiatan-kegiatan lomba.

“Baru saja kita melaksanakan kegiatan Istighosah sebagai ungkapan rasa syukur bahwa di usia yang ke 63 kita masih diberikan kelancaran dalam pengelolaan pendidikan,” ujar Agam Supriyatna.

Pada rangkaian kegiatan Dies Natalis kali ini, sekolah senantiasa memberikan kesempatan kepada para pendidik, tenaga kependidikan serta peserta didik SMA Negeri 1 Cianjur untuk mengaktualisasikan bakat, kemampuan, serta potensi yang dimiliki. 

Antara lain meliputi kegiatan sosial, olahraga, science, literasi, pengabdian kepada masyarakat, seni dan budaya serta kegiatan religius. “Kegiatan lainnya ada seminar kebangsaan yang dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober lalu. Kemudian kegiatan gerakan literasi unggulan sekolah yaitu kegiatan  menulis buku dalam waktu 30 hari yang diikuti oleh siswa,” tuturnya.

“Kemudian ada kegiatan Sayembara Desain Logo, Gowes Acalapati, Upacara Bendera dengan petugas pelaksananya Tenaga Pendidik dan Kependidikan SMAN 1 Cianjur, Launching Gerakan Unggul Literasi Sekolah (GEULIS) 63, Launching Smansa Hejo Citarum Harum (SHCH), bakti sosial kepada anak yatim dan santunan ke Panti Jompo serta kegiatan lainnya,” ucap Agam Supriyatna.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut