get app
inews
Aa Text
Read Next : Produk UMKM Jabar Laris Manis di Ajang MotoGP Mandalika

Kelas Maju Digital Beri Tips Tingkatkan Omzet UMKM di Online Marketplace selama Ramadan

Minggu, 10 April 2022 - 19:02:00 WIB
Kelas Maju Digital Beri Tips Tingkatkan Omzet UMKM di Online Marketplace selama Ramadan
KMD memberikan tips dan strategi meningkatkan penjualan UMKM di online marketplace selama Ramadhan. (FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNews.id - Kelas Maju Digital (KMD) kembali digelar untuk UMKM di wilayah Jawa Barat (Jabar). Webinar yang dihadiri oleh lebih dari 1.000 seller (penjual) ini menghadirkan pembicara kompeten yang membagikan tips dan strategi jitu untuk meningkatkan penjualan selama Ramadan.

Sebelum menyapa para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Jabar, webinar KMD sukses di Jakarta, Jawa Tengah,  Jawa Timur, Tangerang, Sumatera, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara. 

Dalam webinar KMD bertajuk “Tips Jitu Bikin Toko Banyak Pesanan”, e-commerce Tokopedia menghadirkan mentor Coach Dany yang juga seller sukses pemilik pemilik Baby Fish Papuyu. Coach Dany memberikan beberapa insight yang bisa diterapkan pelaku UMKM agar laris manis berjualan di online marketplace

Para peserta mendapatkan informasi mengenai hasil riset kebiasaan pembeli saat Ramadan, keuntungan menjadi power merchant, dan mempercantik visual produk agar menarik perhatian calon pelanggan.

“Kami terus berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis, seperti pemerintah daerah untuk memberikan panggung seluas-luasnya bagi pegiat usaha lokal terutama pada bulan Ramadan dengan memberikan edukasi terkait pengembangan usaha mereka,” kata Kepala Divisi Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia Emmiryzan. 

Selain tips dan strategi, kata Emmirzyzan, dalam KMD ini para seller mendapatkan informasi mengenai tren belanja online saat bulan puasa 2021 lalu. Berdasarkan hasil riset, puncak periode belanja online selama Ramadan terjadi di minggu ketiga, pukul 19.00-23.00 WIB. Bahkan, lonjakan kunjungan online meningkat pada waktu sahur, yaitu sekitar pukul 2.00-05.00 WIB. 

"Dengan berkaca pada perilaku konsumen pada Ramadan 2021, dalam KMD ini kami mengajak seller untuk dapat memantau analisis wawasan produk yang disediakan secara rutin. Langkah ini untuk memastikan kelengkapan halaman produk agar kembali mendulang keuntungan pada Ramadan 2022," ujar Emmiryzan.

Dalam webinar yang memberikan berbagai tips dan strategi penjualan selama Ramadan, Tokopedia juga mengajak para seller untuk terus meningkatkan skill penjualan dengan mengikuti Kelas Maju Digital (KMD) secara gratis. 

“Dari pelatihan di KMD yang dilakukan di beberapa wilayah di Indonesia ini, Tokopedia mengharapkan seller dapat memanfaatkan momen Ramadan dengan mengoptimalkan strategi penjualan berdasarkan kategori produk yang dibutuhkan pelanggan dan calon pelanggan agar dapat terus meningkatkan penjualan mereka, tegas Emmiryzan.

Coach Dany  yang telah memiliki reseller di berbagai kota ini, mengatakan kategori produk paling laris lingkup nasional selama Ramadan. "Kategori yang paling banyak dicari, yaitu, perlengkapan rumah tangga, kesehatan dan perawatan tubuh, hingga kategori fesyen," kata Coach Dany.

Namun mengingat hasil riset menunjukkan 90 persen konsumen memilih berbelanja di online marketplace selama Ramadan 2021, agar strategi semakin kuat dan produk mudah ditemukan calon pembeli, coach Dany memberikan beberapa tips.

Pertama, persiapkan halaman produk dengan optimal. Caranya,gunakan judul, foto, deskripsi dan harga produk yang tepat dan menghindari kata kunci yang tidak relevan. Rajin memantau Fitur Analisis Wawasan Produk di Tokopedia. Cara ini sangat disarankan untuk dilakukan agar seller mengetahui kelengkapan halaman produk. 

Para pelaku UMKM juga dapat melihat peluang menjual beberapa produk paling laris berdasarkan masing-masing wilayah. Dari hasil riset, berikut ini adalah kategori yang paling banyak dicari di berbagai daerah mulai dari Sumatera hingga Papua:

1. Sumatera
Berdasarkan tren belanja online bulan Ramadan 2021, pelanggan asal Sumatera lebih sering mencari produk paket solat, hijab segi empat, teh bubuk, speaker bluetooth, dan perawatan bayi.

2. Jawa
Kue kering, voucher atau gift card, parsel makanan, kacang, masker medis dan biji kopi menjadi produk yang paling banyak dicari pada bulan Ramadan 2021. Tahun 2022 ini produk parsel makanan dan kue kering akan kembali menjadi produk yang paling banyak dicari. 

3. Bali dan Nusa Tenggara
Sedangkan di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, produk kacang, kue kering, masker medis, coklat, sabun mandi, dan lotion menjadi paling banyak dicari pada Ramadan 2021.

4. Kalimantan
Para pembeli asal calon ibu kota Indonesia ini paling banyak mencari produk sajadah, camilan dan minuman instan, obat herbal, teh bubuk, dan coklat.

5. Sulawesi
Sementara di wilayah Sulawesi, produk seperti kacang, masker medis, laptop case, tripod kamera, penyangga gadget, dan paket sembako menjadi paling banyak dicari saat Ramadan 2021 kemarin.

6. Papua dan Maluku
Produk obat herbal, minuman tradisional, kue kering, kue basah, handphone Android, dan alat ukur listrik menjadi ‘primadona’ pembeli asal pulau yang terletak di ujung Timur Indonesia ini.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut