Kebakaran Lahan di Kawah Putih Ciwidey, Kepala BPBD Jabar: Diduga akibat Puntung Rokok

Antara ยท Selasa, 08 Oktober 2019 - 18:44 WIB
Kebakaran Lahan di Kawah Putih Ciwidey, Kepala BPBD Jabar: Diduga akibat Puntung Rokok
Seorang relawan memadamkan titik api yang membakar hutan tropis kawasan Taman Wisata Alam Kawah Putih Gunung Patuha, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/10/2019). (FOTO/NOVRIAN ARBI)

BANDUNG, iNews.id - Kebakaran lahan masih melanda di kawasan wisata Kawah Putih Ciwidey, Desa Suguhmukti, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat hingga Selasa (8/10/2019) petang. Sampai saat ini, upaya pemadaman masih terus dilakukan.

Kepala Pelaksana BPBD Jabar Supriyatno mengatakan, dugaan sementara penyebab kebakaran dipicu oleh puntung rokok. Sementara luasan lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 15 hektare.

"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara kebakaran terjadi karena puntung rokok," ujarnya, Selasa (8/10/2019).

Menurutnya, BPBD Jabar dan BPBD Kabupaten Bandung berupaya untuk memadamkan kebakaran lahan di Kawah Putih Ciwidey dengan bekerja sama bersama instansi terkait lainnya. Petugas gabungan yang terlibat yakni BPBD Bandung, Polri, TNI, Perhutani, Dinas Pemadam Kebakaran, Pengelola Wisata Kawah Putih dan sukarelawan.

"Kami terus berkoordinasi dengan BPBD setempat dan menunggu permintaan mereka dalam menangani kebakaran Kawah Putih. Dari BPBD Jabar ada empat personel yang turun ke lokasi," kata Supriyatno.

Berdasarkan data BPBD Jabar, kebakaran di kawasan Kawah Putih terjadi sejak Senin (7/10/2019) pukul 14.00 WIB. Titik awal api diduga berada di kawasan Sunan Ibu.

Menurut Supriyatno, api yang membakar area di kawasan Kawah Putih belum bisa dipadamkan dan angin membuat kebakaran meluas. Petugas membuat parit dan melakukan penyiraman agar api tidak merembet ke area lain.

"Sulit untuk memadamkan api di daerah pegunungan. Angin yang besar dan sulit diprediksi arahnya membuat area kebakaran semakin luas. Maka itu, pemadaman paling efektif menggunakan helikopter yang membawa air dalam jumlah besar," ucapnya.

Kendati demikian, dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Saat ini objek wisata Kawah Putih Ciwidey ditutup sementara untuk penanganan kebakaran.

"Di musim kemarau ini, titik panas atau hotspot terus meningkat jumlahnya. Maka itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarang, membakar sampah dan mulai menghemat air," tutur Supriyatno.


Editor : Donald Karouw