Kasus Guru Cabul di Bandung, Polisi Dalami Adanya Korban Lain

Okezone, CDB Yudistira ยท Selasa, 22 Januari 2019 - 15:00 WIB
Kasus Guru Cabul di Bandung, Polisi Dalami Adanya Korban Lain
Ilustrasi tersangka pencabulan. (Foto: iNews)

BANDUNG, iNews.id - Polisi masih mendalami aksi bejat guru les, DRP (58) yang mencabuli 34 murid laki-lakinya. Selain diiming-imingi uang, ternyata para korban diketahui kerap diajak menonton film porno.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, saat ini polisi masih mendalami keterangan pelaku. Karena tidak menutup kemungkinan adanya anak-anak lain yang menjadi korban tersangka.

"Selain diberi uang, para korban kerap diajak menonton film porno," kata Irman di Mapolrestabes Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/1/2019).

Bahkan, tersangka membiarkan para korban masturbasi. Lalu, tindakan lainnya tersangka masturbasi dengan cara menggesek alat vitalnya dengan kemaluan korban. Dia juga pernah menyodomi enam bocah.

Guru privat itu melakukan kekerasan seksual terhadap 34 anak laki-laki. Para korbannya diketahui merupakan pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP).

Aksi bejat DRP terungkap setelah salah seorang orang tua siswa, mendapati adanya video cabul di ponsel anaknya yang juga korban tersangka. Dari situ, perilaku tersangka terendus, dan dilaporkan ke polisi.

"Sementara, ‎kami masih mendalami kasus ini, tidak menutup kemungkinan, adanya korban lainnya," ujar dia.

Aksi bejatnya itu, dilakukan di tempat lesnya yang beralamat Jalan Mandala II Nomor 52 RT 11/02, Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Tersangka DRP kini sudah diamankan di Mapolrestabes Bandung. Dari tangan pelaku polisi sita dua unit laptop, telepon seluler (HP) dan sebuah flashdisk.

"Untuk pelaku kita kenakan undang-undang perlindungan anak, dengan ancaman paling berat 15 tahun penjara," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal