Kantor Desa Panggalih Garut dan 3 Rumah Warga Rusak Berat akibat Pergerakan Tanah
GARUT, iNews.id - Kantor Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, rusak berat akibat bencana pergerakan tanah. Sebagian besar dinding dan lantai keramik terbelah.
Kondisi tersebut mengancam keselamatan kepala desa dan staf. Begitu juga dengan tiga rumah yang rusak parah di Kampung Pasirhuit.
Penghuni dua rumah terpaksa mengungsi karena khawatir tertimpa material bangunan. Sedangkan satu rumah masih ditinggali lantaran penghuni tidak memiliki tempat untuk mengungsi.
Pengguni rumah rusak itu dihantui rasa cemas, khawatir tertimpa tembok. Saat hujan deras, mereka terpaksa mengungsi ke rumah tetangga.
Kades Panggalih Wahyu mengatakan, pergerakan tanah yang terjadi di Desa Panggalih dipicu gempa bumi pada 2022 lalu.
"Setelah gempa bumi, terjadi pergerakan tanah. Kantor desa dan tiga rumah rusak parah," kata Kades Panggalih.
Wahyu menyatakan, pemkab Garut telah memberikan bantuan untuk relokasi dengan membeli tanah sebagai lokasi kantor desa.
"Alhamdulillah, kantor desa akan direlokasi. Pemkab Garut telah membeli tanah. Sedangkan untuk rumah warga yang rumahnya rusak belum ada bantuan relokasi," ujar Wahyu.
Untuk sementara, tutur Kades Panggalih, kantor desa yang kondisinya telah rusak parah, masih digunakan untuk melayani masyarakat.
Sebab, tidak ada bangunan lain yang bisa digunakan sebagai kantor desa. Para staf Desa Panggalih melayani masyarakat dengan perasaan cemas karena khawatir dinding kantor desa yang telah retak tiba-tiba, ambruk.
"Kantor desa masih digunakan untuk melayani masyarakat karena tidak ada lagi tempat lain. Karena kondinya rusak parah, staf harus waspada bila berada di dalam kantor desa," tutur Kades Panggalih.
Editor: Agus Warsudi