Jalur Pamulihan Garut Rawan Longsor selama Musim Hujan

Antara ยท Senin, 09 Maret 2020 - 10:32 WIB
Jalur Pamulihan Garut Rawan Longsor selama Musim Hujan
Longsor di Garut, Jumat (6/3/2020) (Foto: iNews/Solihin)

GARUT, iNews.id - Polres Garut memperkirakan longsor masih mengancam jalur selatan Garut wilayah Pamulihan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada musim hujan. Pengguna jalan harus meningkatkan kewaspadaan saat melintasi wilayah itu.

"Sekarang musim hujan dan dikhawatirkan takutnya ada longsor susulan karena kondisi tanahnya labil," kata Kepala Polsek Pamulihan, Iptu Saep Balya, Senin (9/2/2020).

Dia menuturkan, longsoran tanah pernah menutup badan jalan utama Garut-Bungbulang di kawasan Pamulihan setinggi kurang lebih 3 meter dan panjang 50 meter akibatnya tidak bisa dilalui kendaraan, Jumat (6/3/2020). Material longsoran tanah itu, sudah berhasil dibersihkan menggunakan kendaraan alat berat sehingga arus lalu lintas dari arah Bayongbong menuju Garut maupun sebaliknya kembali normal.

"Hari pertama jam 17.00 WIB sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat," katanya.

Meski jalan sudah normal, pengguna jalan tetap harus hati-hati. Wilayah itu kontur tanahnya labil sehingga berpotensi tinggi terjadi longsor pada musim hujan.

"Imbauannya hati-hati saja untuk pengguna jalan baik kendaraan roda dua maupun roda empat," katanya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan menambahkan, jalur utama wilayah selatan Garut memang rawan bencana longsor karena memiliki tanah tebing dan jurang.

Selama musim hujan ini, kata dia, sudah beberapa kali terjadi longsor tanah bahkan batu menimpa badan jalan seperti di kawasan Jalan Garut-Pameungpeuk, Bungbulang, Banjarwangi, Cisewu, Talegong dan Pamulihan.

"Jalur selatan memang rawan longsor, untuk itu harus selalu waspada," katanya.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq