Jalur Kereta Api di Km 28 Cicurug Sukabumi Longsor dan Ambles, Perjalanan KA Dibatalkan

Wilda Topan ยท Sabtu, 07 Desember 2019 - 16:47 WIB
Jalur Kereta Api di Km 28 Cicurug Sukabumi Longsor dan Ambles, Perjalanan KA Dibatalkan
Sejumlah pekerja menimbun jalur rel kereta api yang longsor sehingga mengakibatkan rel kereta tergantung di Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (7/1/202019). (Foto: iNews/Wilda Topan)

SUKABUMI, iNews.id – Hujan deras yang melanda kawasan Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), membuat jalur kereta api relasi Bogor dan Sukabumi di kawasan Kilometer (Km) 28 Cicurug, longsor dan ambles. Akibatnya, perjalanan kereta dari arah Bogor dan Sukabumi, dibatalkan.

Ratusan penumpang dari arah Bogor dan Sukabumi terpaksa tidak bisa melanjutkan perjalanan karena harus menunggu perbaikan jalur yang dilakukan PT KAI. Dari pantauan, jalur Kereta Pangrango ambles di kawasan Cicurug, Sukabumi.

Longsor tersebut terjadi di jalur KA antara Stasiun Parungkuda-Stasiun Cicurug, Jumat (6/12/2019) malam, sekitar pukul 20.30 WIB. Informasi longsor ini diketahui pihak PT KAI Daop I Jakarta setelah mendapat laporan dari warga.

Jalur kereta yang berada di tebingan tanah ini ambles dan tergerus longsor sekitar 10 meter. Akibatnya jalur rel kereta api tergantung sepanjang 15-20 meter. Beruntung saat peristiwa terjadi, kereta telah melintas ke kawasan Sukabumi.

“Hujan deras kemarin sehingga terjadi longsor dan mengakibatkan rel kereta tergantung. Dalamnya sekitar 4 meter. Namun, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Executive Vice President Daop I Jakarta Dadan Rudiansyah.

Akibat bencana longsor sejumlah penumpang di kawasan Sukabumi dan Bogor terpaksa membatalkan perjalanan, seperti di Stasiun Cibadak dan Cicurug.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pengguna jasa kereta api. Untuk satu hari ini, sementara kami batalkan dulu. Jadi ada dua kereta api keberangkatan dari Sukabumi kami batalkan. Insya Allah ke depan, mudah-mudahan kami bisa cepat selesaikan. Kami akan sampaikan perkembangannya kepada masyararakat,” katanya.

Sejumlah pekerja melakjukan perbaikan sementara pascalongsor yang mengakibatkan rel kereta tergantung di Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (7/1/202019). (Foto: iNews/Wilda Topan)
Sejumlah pekerja melakjukan perbaikan sementara pascalongsor yang mengakibatkan rel kereta tergantung di Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (7/1/202019). (Foto: iNews/Wilda Topan)

Dadan mengatakan, PT KAI akan berusaha keras agar pengerjaan penimbunan jalur kereta api yang longsor bisa segera selesai. Dengan begitu, PT KAI bisa kembali membuka jalur sehingga bisa dilewati kereta api jalur Sukabumi.

“Yang paling penting kami bisa segera membuka jalur kereta api agar bisa segera dilewati. Kami menggunakan penyangga sementara,” katanya.

Sejumlah pekerja menimbun jalur rel kereta api yang longsor sehingga mengakibatkan rel kereta tergantung di Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (7/1/202019). (Foto: iNews/Wilda Topan)
Sejumlah pekerja menimbun jalur rel kereta api yang longsor sehingga mengakibatkan rel kereta tergantung di Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (7/1/202019). (Foto: iNews/Wilda Topan)

Sementara itu, sejumlah penumpang kembali pulang dan mengaku menerima pengembalian uang mengingat hal ini dikarenakan bencana alam. “Karena ini faktor alam, ya kami tidak bisa berbuat apa-apa. Tadinya saya mau ke Bogor, tapi saya kembali ke Sukabumi lagi,” kata warga Sukabumi, Nita.

Dari pantauan iNews, hingga Sabtu sore tadi, petugas PT KAI terus melakukan perbaikan sementara agar tranportasi kembali normal. Sejumlah alat berat diterjunkan dalam mengatasi longsor. PT KAI juga terus siaga melakukan pengecekan mengingat curah hujan cukup tinggi di kawasan ini.


Editor : Maria Christina