Jadi Dinas Baru, Damkar KBB Minim Mobil Pemadam dan Personel

Adi Haryanto · Senin, 22 Maret 2021 - 13:11:00 WIB
Jadi Dinas Baru, Damkar KBB Minim Mobil Pemadam dan Personel
Sebagai dinas yang baru terbentuk seusai dipisahkan dari Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, KBB, masih minim perlengkapan. (Foto: iNews.id/Adi Haryanto) 

BANDUNG BARAT, iNews.id - Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya memiliki Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Sebelumnya personel Damkar masih berada di bawah naungan Satpol PP, namun karena adanya Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru akhirnya keduanya dipisahkan. 

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan KBB, Apung Hadiat Purwoko, mengatakan, sebagai dinas baru pihaknya masih memiliki banyak kekurangan. Sebab di dinasnya kini ada dua bidang, yakni bidang pengendalian dan bidang pencegahan sehingga butuh dukungan SDM dan sarana prasarana. 

"Sebagai dinas baru pastinya masih banyak kekurangan. Jadi sekarang masih dalam proses penyesuaian dan inventarisasi kekurangan yang dibutuhkan," tuturnya, Senin (22/3/2021).

Dikatakannya, beberapa kekurangan yang paling mendesak yakni ketersediaan sarana dan prasarana seperti mobil pemadam kebakaran serta Alat Pelindung Diri (APD) untuk personel di lapangan. Itu merupakan kebutuhan inti dari petugas Damkar ketika bertugas di lapangan ketika terjadi kebakaran. 

Sudah sangat mendesak untuk ada penambahan, mengingat cakupan wilayah KBB yang cukup luas. Khususnya mobil pemadam, saat ini baru ada empat unit yang disebar masing-masing di Pos Damkar Padalarang dua, Pos Lembang satu, dan Pos Cililin Satu.

"Kita pasti akan usulkan penambahan mobil pemadam ini karena memang masih minim. Hanya memang saat ini belum ada anggaran untuk penambahan itu. Sehingga tetap kami akan optimalkan fasilitas yang ada saat ini," tuturnya. 

Sedangkan terkait personel, Apung mengklaim jika jumlah personel lapangan sudah cukup. Namun justru kekurangan yang ada yakni pada pegawai PNS untuk di kantor. Sebab penguatan personel Damkar selain di lapangan di internal kantor juga harus dilakukan sebagai pengendalian dan untuk menerima laporan. 

"Kalau personel lapangan sudah cukup, karena kan tidak jauh berbeda saat masih ada di Satpol PP. Hanya yang kurang itu sebetulnya yang PNS, mudah-mudahan bisa terisi segera," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi