get app
inews
Aa Text
Read Next : 6 Jenazah dan 4 Korban Luka Kecelakaan Maut di Majalengka Dipulangkan ke Karawang

Isak Tangis Pecah saat Keluarga Jemput 6 Jenazah Korban Laka Maut Majalengka

Rabu, 25 Maret 2026 - 01:30:00 WIB
Isak Tangis Pecah saat Keluarga Jemput 6 Jenazah Korban Laka Maut Majalengka
Proses evakuasi korban kecelakaan Majalengka untuk dibawa ke rumah duka di Karawang menggunakan ambulans. (Foto: Ist)

MAJALENGKA, iNews.id – Isak tangis menyelimuti proses penjemputan jenazah enam korban kecelakaan maut asal Karawang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalengka dan RSUD Cideres, Selasa (24/3/2026) sore. Pihak keluarga tak kuasa menahan kesedihan, bahkan salah satu anak korban jatuh pingsan saat mengetahui orang tuanya telah tiada.

Suasana haru pecah ketika deretan ambulans mulai dipersiapkan untuk membawa pulang para korban meninggal dunia ke kampung halaman mereka di Rengasdengklok, Karawang. Isak tangis terdengar di sepanjang koridor rumah sakit saat peti jenazah mulai dipindahkan oleh petugas.

Kecelakaan maut ini menimpa minibus bernopol Z 7012 CN yang dikemudikan Hasyim Adnan (47). Kendaraan yang membawa total 21 penumpang tersebut masuk ke dalam parit sedalam lima meter di kawasan Desa Maniis, Kabupaten Majalengka.

Direktur Utama RSUD Majalengka, Ega Bramasta, mengonfirmasi bahwa pihaknya menangani sejumlah korban dari insiden tersebut. "Pihak kami menerima tiga orang korban dalam keadaan meninggal dunia untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Ega Bramasta, Selasa (24/3/2026).

Data dari RSUD Cideres mencatat ada tiga korban meninggal dunia lainnya yang diterima, serta enam orang penumpang yang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif.

Duka mendalam juga dirasakan oleh Mulyati, salah satu keluarga korban selamat. Ia menceritakan sempat memiliki firasat buruk sebelum rombongan tersebut berangkat.

"Awalnya saya sudah melarang adik saya untuk ikut ke Tasikmalaya. Perasaan saya gelisah terus, tidak tenang. Ternyata selang beberapa jam kemudian saya justru mendapat kabar duka ini," ungkap Mulyati dengan mata berkaca-kaca.

Kecelakaan tunggal yang merenggut enam nyawa ini kini tengah dalam penyelidikan mendalam oleh Satlantas Polres Majalengka. Berdasarkan dugaan sementara, kendaraan mengalami rem blong sebelum akhirnya terjun ke parit sedalam lima meter. Seluruh biaya perawatan dan pemulangan jenazah diharapkan dapat segera difasilitasi oleh pihak-pihak terkait.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut