Irigasi Jebol, Satu Rumah di Tasikmalaya Rusak Parah Diterjang Banjir

Asep Juhariyono ยท Sabtu, 07 Desember 2019 - 15:54 WIB
Irigasi Jebol, Satu Rumah di Tasikmalaya Rusak Parah Diterjang Banjir
Rumah Suryaman (45) di Kampung Kudang, Desa Margalaksana, Kecamatan Sukaraja, Tasikmalaya, Sabtu (7/12/2019) rusak parah usai diterjang banjir akibat jebolnya irigasi. (Foto: Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA, iNews.id - Curah hujan tinggi di Kampung Kudang, Desa Margalaksana, Kecamatan Sukaraja, Tasikmalaya, Jumat (7/12/2019) mengakibatkan irigasi Ramajaya jebol dan menerjang permukiman. Terjangan banjir membawa material batu dan lumpur.

Akibatnya satu rumah warga dilaporkan rusak parah. Terjangan air, lumpur serta batu membuat dinding rumah milik Suryaman (45) jebol serta menghanyutkan hampir semua barang keluarga.

Derasnya aliran air diakibatkan posisi irigasi berada di atas permukiman warga. Serta posisi rumah warga yang berada di jalan menurun.

BACA JUGA: Banjir Bandang Landa Kertasari Bandung, 2 Motor Hanyut Terseret Arus

Saat kejadian Suryaman dan istrinya, Enung Hasanah berhasil menyelamatkan diri keluar rumah. “Awalnya hujan biasa, banjir ada tapi berhasil diatasi. Lama-lama banjir membesar dan aliran air deras masuk ke rumah bawa batu dan lumpur. Semua (barang) habis terbawa air,” ucap Enung ditemui Sabtu (7/12/2019).

Menurut pantauan di lokasi, warga dibantu sejumlah personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tasikmalaya membersihkan batu dan lumpur. Warga juga membantu Suryaman dan keluarga membersihkan rumah yang dinding belakangnya sudah jebol.

Kepala Seksi Rekonstruksi BPBD Tasikmalaya, Amar Sidik mengatakan jebolnya irigasi itu baru merusak satu rumah. “Saat ini kami sedang melakukan penanganan darurat dengan membersihkan batu dan lumpur. Setelah itu kami mendata kerusakan dan kerugian,” ujarnya.

BACA JUGA: Terdampak Pergerakan Tanah di Tasikmalaya, Warga Adakan Ronda Antisipasi Hujan

Warga yang terdampak berharap aparat daerah setempat segera memperbaiki irigasi Ramajaya. Suryaman dan keluarga kini mengungsi karena takut longsor dan banjir susulan terjadi.

Sejumlah wilayah di Tasikmalaya mengalami longsor, banjir serta angin kencang dalam beberapa waktu terakhir. Warga diminta waspada terhadap kemungkinan bencana alam memasuki musim hujan.


Editor : Rizal Bomantama