Ini Identitas dan Kronologi Kejadian Korban Tewas di Sungai Cipedes Bandung

Agus Warsudi ยท Jumat, 01 Januari 2021 - 21:30:00 WIB
Ini Identitas dan Kronologi Kejadian Korban Tewas di Sungai Cipedes Bandung
Tim rescue Diskar PB Kota Bandung mengevakuasi jasad korban Samsu Sugian (43) dari Sungai Cipedes. (Foto: Diskar PB Kota Bandung)

BANDUNG, iNews.id - Identitas pria yang ditemukan tewas di Sungai Cipedes, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (1/1/2021) malam, terungkap. Korban bernama Samsu Sugian (43), warga Jalan Babakan Caringin RT 06/04, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung.

Kepala Seksi (Kasi) Rescue Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung Yogi Mamesa mengatakan, korban ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 20.30 WIB.

Kronologi kejadian, kata Yogi, berawal saat korban memancing di Sungai Cipedes. Berdasarkan keterangan saksi Ade Ahmad, korban Samsu terjatuh saat hendak pulang dan mencoba melompati sungai seusai memancing ikan sekitar pukul 18.05 WIB. 

"Korban dan saudaranya hendak akan pulang. Saat kejadian, saudara korban berhasil meloncat melewati aliran air. Namun, saat korban akan meloncat juga, pijakan tidak sampai ke tanah dan terpelesat dan terjatuh ke aliran sungai," kata Yogi. 

Lantaran arus sungai cukup deras, ujar Yogi, saksi Ade Ahmad tak mampu menolong saat korban hanyut. Saksi lalu meminta tolong warga sekitar Sungai Cipedes. 

Warga dan saksi, ujar Yogi, mencoba memberikan pertolongan dengan bantuan tongkat untuk bisa menjangkau korban, namun tidak berhasil. Tubuh korban Samsu tenggelam.

Sementara, warga lain menghubungi Diskar PB Kota Bandung untuk meminta bantuan. Setelah menerima laporan, Diskar PB menerjunkan satu tim rescue ke lokasi kejadian. 

Setelah melakukan pencarian sekitar dua jam, korban berhasil ditemukan di dalam air sedalam 3 meter di Sungai Cipedes. "Kami mencari korban di titik korban terjatuh. Pencarian menggunakan pengait besi, jangkar, dan tali caramantel. AKhirnya korban berhasil ditemukan," kata Yogi.

Editor : Agus Warsudi