Ini Curhat Polisi Viral Menempel di Kap Mobil Pelanggar Lalu Lintas

Agus Warsudi, Sindonews ยท Jumat, 26 Juli 2019 - 14:24 WIB
Ini Curhat Polisi Viral Menempel di Kap Mobil Pelanggar Lalu Lintas
Polisi yang melakukan aksi viral dengan menempel di kap mobil pelanggar lalu lintas. (Foto: Sindonews).

BANDUNG, iNews.id - Aksi Brigpol Natan Doris menghentikan pelanggar lalu lintas hingga dirinya menempel di kap mobil viral di media sosial. Dia pun mencurahkan isi hatinya (curhat) terkait keberaniannya tersebut.

Natan Doris merupakan anggota Unit Lantas Polsek Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar). Dia mengatakan, niatnya hanya ingin pengendara menaati aturan lalu lintas dan berani bertanggung jawab jika melakukan pelanggaran.

"Saya sih intinya ingin menghentikan kendaraan tersebut karena melanggar lalu lintas. Aksi itu spontan saja saya lakukan," kata Natan kepada wartawan di Kota Bandung, Jabar, Jumat (26/7/2019).

Dalam insiden pelanggaran lalu lintas tersebut, kata dia, pengendaranya tidak punya niat untuk berhenti. Karena itu, dia mencegahnya di depan mobil, namun sopir tak mau berhenti hingga Natan menempelkan diri di kap.

Terlebih, warga sekitar dan pengendara ojek online pun ikut mengejar dan meminta pengendara mobil dan kendaraannya berhenti. Untungnya lalu lintas saat itu sedang padat.

"Karena kemacetan tersebut dia (sopir) memperlambat laju kendaraannya, dibantu oleh warga di sana, dia akhirnya berhenti. Setelah itu, saya ambil surat- suratnya. Saya tilang langsung SIM-nya, saya bawa," kata Natan.

Atas kejadian itu, ia meminta para pengendara lebih tertib dalam berlalu lintas dan mengikuti perintah dari petugas ketika diminta untuk berhenti. Karena petugas hanya ingin memastikan keselamatan para pengguna jalan.

Sebelumnya, aksi Natan viral saat menghentikan mobil yang melanggar lalu lintas di Jalan Hos Cokroaminoto atau Pasirkaliki pada Kamis (26/7/2019). Keberanian anggota polisi ini pun mendapat apresiasi netizen dan masyarakat.

"Karena kemarin itu, tangan saya saja sih sakit, tapi sudah tidak apa-apa. Hanya ponsel saja rusak, cuman tidak mengapa," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal